Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Geger Minuman Mengandung Babi Tapi Berlogo Halal Viral di Media Sosial, Warganet Geram!

Shinta Nurma Ababil • Senin, 5 Mei 2025 | 18:59 WIB
Heboh kemasan mengandung babi namun berlebel halal
Heboh kemasan mengandung babi namun berlebel halal

JP Radar Kediri – Media sosial kini dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan minuman kemasan tertera informasi mengandung babi namun berlebel halal.

Terlihat jelas di bagian depan kemasan tercantum logo halal, sementara di bagian belakangnya secara terang-terangan tercetak tulisan "Mengandung Babi".

Video itu sontak viral dan buat geger media sosial. Video ini pertama kali dibagikan melalui akun TikTok @mrs.allx.

Dalam unggahan itu, tampak seorang bocah ragu-ragu membeli minuman kemasan tersebut.

 Baca Juga: Ditemukan Makanan Mengandung Babi Tapi Berlebel Halal, Penerbit Sertifikat Jebol?

Kemasan itu berisikan informasi berbahasa Korea, dan sedikit informasi produk berbahasa Indonesia.

"Katanya mengandung babi tuh. Tapi ada halalnya," ucap orang tua bocah perempuan dalam video itu.

Temuan ini sontak membuat geger dan menimbulkan kekhawatiran publik tentang pengawasan dan akurasi pelabelan produk konsumsi.

Sejumlah netizen mempertanyakan pengawasan lembaga terkait, terutama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan otoritas sertifikasi halal.

Ini terutama untuk masyarakat Muslim yang melarang konsumsi produk mengandung babi.

 Baca Juga: Heboh 9 Makanan Mengandung Babi Ditemukan Berlebel Halal, Diantaranya Marshmallow

Hingga viralnya video ini, belum ada pernyataan resmi dari produsen atau lembaga berwenang mengenai beredarnya produk dengan label ganda tersebut.

Sontak video yang menunjukkan seorang anak menemukan minuman kemasan mengandung babi tetapi halal itu, mengundang banyak pertanyaan dari netizen.

Banyak dari mereka menilai beredarnya camilan berlogo halal tetapi mengandung babi ini menunjukkan lemahnya sistem pengawasan terhadap produk impor yang masuk ke pasar Indonesia.

Jika dilihat, logo halal di minuman kemasan yang mengandung babi itu, sepertinya bukan berasal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Ini karena logo halal tersebut tidak terlalu umum di Indonesia.

Diketahui sebelumnya, Dinas Perdagangan Sumsel dan BPOM Temukan 7 Makanan Mengandung Babi.

Kejadian ini memperlihatkan urgensi pengawasan ketat terhadap label halal dan kandungan bahan makanan, terutama pada produk anak-anak.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#viral #sertifikat halal #makanan mengandung babi #minuman kemasan