Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tledekan Gunung, Si Mungil Bersuara Seruling yang Mendayu

Nakula Agi Sada • Rabu, 26 Maret 2025 | 22:32 WIB
Burung Tledekan, penyuling handal
Burung Tledekan, penyuling handal

Burung Tledekan, dengan pesona warna-warni dan suara merdunya, telah lama memikat hati para pecinta burung di seluruh Asia Tenggara dan Asia Timur.

Di antara beragam jenis Tledekan, Tledekan Gunung ( Cyornis banyumas) menonjol sebagai spesies yang memiliki ciri khas unik dan habitat yang menantang.

Artikel ini akan mengupas tuntas pesona Tledekan Gunung, mulai dari karakteristik fisik hingga kebiasaan uniknya di alam liar.

Mengenal Lebih Dekat Sang Sulingan Gunung

Tledekan Gunung, yang juga dikenal dengan nama Sulingan Gunung, memiliki ukuran tubuh sekitar 14–15 cm dengan berat antara 12–18 gram.

Ukuran tubuhnya yang sedikit lebih besar dari Tledekan Bakau menjadi pembeda utama. Burung jantan memancarkan pesona dengan bulu berwarna biru kehitaman yang mendominasi hingga ekor, sementara betina tampil lebih cerah dengan warna kuning keabu-abuan yang menawan.

Baca Juga: Penyakit yang Sering Menyerang Burung Rambatan Paruh Merah. Hati-hati dengan Penyakit PBFD

Habitat Alami di Ketinggian Pegunungan

Sesuai dengan namanya, Tledekan Gunung kerap dijumpai di area pegunungan, terutama di hutan lebat berdaun lebar dan hijau yang lembap, seringkali dekat dengan aliran sungai. Habitat idealnya adalah hutan tropis dan sub tropis dengan ketinggian antara 1.525–2.850 meter di atas permukaan laut.

Gaya Hidup yang Unik dan Adaptif

Tledekan Gunung merupakan burung yang tidak melakukan migrasi jarak jauh, namun mereka melakukan perpindahan habitat musiman antara dataran tinggi dan rendah.

Pasangan burung ini sangat setia pada wilayahnya, berkembang biak dan menjaga teritori mereka dengan gigih.

Menu Favorit: Serangga dan Buah-buahan Kecil

Makanan utama Tledekan Gunung adalah serangga, seperti capung, kupu-kupu, dan ulat. Mereka juga gemar menyantap buah-buahan kecil sebagai pelengkap nutrisi.

Bagi Anda yang memelihara Tledekan Gunung, pastikan selalu menyediakan voer dengan kadar protein sedang (12%-18%) dan menggantinya setiap dua hari sekali.

Baca Juga: Cara Membedakan Burung Branjangan Jantan dan Betina, Salah Satunya Bisa Dilihat Dari Bentuk Paruhnya

Suara Merdu yang Memukau

Kicauan Tledekan Gunung lebih nyaring, lantang, dan bervariasi dibandingkan jenis Tledekan lainnya. Kicauannya berupa rangkaian sederhana tiga atau empat kombinasi siulan yang terdengar sangat merdu.

Keistimewaan Tledekan Gunung terletak pada kemampuannya menirukan belasan suara burung lain, menjadikannya sebagai penyanyi ulung di alam liar.

Mental Petarung dan Sifat Teritorial

Tledekan Gunung dikenal sebagai burung petarung. Semangat tempurnya akan langsung berkobar saat mendengar suara atau melihat burung sejenis.

Selain itu, mereka juga memiliki sifat teritorial yang kuat, berusaha mengusir rival dari wilayah kekuasaannya.

Tips Memilih Bakalan Tledekan Gunung Berkualitas

Jika Anda tertarik memelihara Tledekan Gunung, pilihlah burung berkelamin jantan dengan warna bulu yang tegas mengkilap dan kontras. Perhatikan matanya, pastikan tajam karena ini mencerminkan mental yang baik dan kesehatan yang prima.

Pastikan juga tidak ada cacat pada bagian kaki dan sayap. Terakhir, pilih paruh dengan kontur belimbing karena diyakini memiliki suara yang keras dan mental yang baik.

Baca Juga: Burung Robin, Warna Merah Di  Dadanya Diyakini dari Darah Yesus

Menjaga Kelestarian Tledekan Gunung

Tledekan Gunung adalah bagian penting dari ekosistem pegunungan. Menjaga kelestarian habitatnya dan mencegah perburuan liar adalah kunci untuk memastikan keberlangsungan populasi burung yang indah ini.

Mari kita lestarikan Tledekan Gunung, si mungil bersuara merdu dari ketinggian, agar keindahannya dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang. (Gie

Editor : Jauhar Yohanis