Radar Kediri-Barisan jenderal polisi telah dipastikan bakal menjalani mutasi. Menyusul hal itu, kini beredar kabar mutasi serupa akan berlangsung di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bahkan, telegram rahasia (TR) terkait mutase di lingkungan TNI itu sudah tersebar ke public. Beberapa nama jenderal TNI bakal digeser. Terutama di level panglima komando daerah militer (Kodam).
Baca Juga: Puluhan Jenderal Polri Dimutasi usai Suyudi Jadi Kapolri
Setidaknya ada 13 nama dalam TR itu yang sudah tersebar di publik. Mayoritas berpangkat mayor jenderal (mayjen). Meskipun ada pula yang berpangkat brigadir jenderal (brigjen).
Hanya saja, berita yang sudah banyak beredar di platform pesan singkat itu belum mendapat konfirmasi dari pihak Mabes TNI. Belum ada pernyataan resmi apakah mutasi TNI bakal menyusul mutasi di tubuh Polri yang sudah terjadi.
Sebelumnya, mutasi di tubuh Polri sudah resmi keluar lewat Surat Telegram Kapolri per Oktober 2026. Fokus perombakan masif minggu ini didominasi oleh pergantian gerbong kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian.
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan. Termasuk Kabareskrim dan Kapolda Metro Jaya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi. Tujuannya untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas. Sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10).(*)
Editor : Mahfud