JP Radar Kediri – Kondisi perairan Jawa Timur perlu diperhatikan. Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya memprakirakan angin di wilayah perairan Jatim berembus dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–30 knot.
Gelombang kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter, berpotensi terjadi di sejumlah perairan. Termasuk Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.
Potensi peningkatan gelombang juga perlu diwaspadai pada Rabu (7/10). Berdasarkan prakiraan harian BMKG, sejumlah perairan selatan Jatim berpotensi mengalami gelombang di atas 2,5 meter.
Perairan Trenggalek diprakirakan memiliki gelombang hingga 2,61 meter. Pacitan mencapai 2,60 meter, Tulungagung 2,54 meter, Blitar 2,53 meter, dan Malang hingga 2,51 meter.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian nelayan maupun operator kapal. BMKG menetapkan sejumlah ambang kondisi yang perlu diwaspadai untuk aktivitas pelayaran.
Perahu nelayan berisiko ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan gelombang 1,25 meter.
Kapal tongkang perlu mewaspadai angin 16 knot dengan gelombang 1,5 meter. Sedangkan kapal ferry berisiko saat angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
Masyarakat pesisir juga diminta memperhatikan keberadaan awan Cumulonimbus (Cb) di sekitar perairan.
Baca Juga: Harga Cabai Melonjak Faktor Kemarau, Jadi Fokus Satgas Pangan Kabupaten Kediri
Awan tersebut dapat memicu peningkatan kecepatan angin secara mendadak dan menyebabkan gelombang meninggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan peringatan dini cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan maupun kegiatan di laut.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya