JP Radar Kediri - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah memberikan imbauan kepada seluruh instansi untuk mengibarkan bendera merah putih pada 30 September dan tanggal 1 oktober 2026 sebagai bentuk penghormatan pahlawan yang gugur pada peristiwa G30SPKI dan Hari Kesaktian Pancasila.
Imbauan tersebut diarahkan kepada seluruh elemen, mulai dari instansi pemerintah, satuan pendidikan, perusahaan swasta dan pemukiman warga.
Pemasangan bendera setengah tiang guna mengenang pahlawan yang telah gugur perjuangan pada gerakan 30 september. Sedangkan pemasangan bendera satu tiang penuh pada 1 Oktober 2026 sebagai wujud memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Langkah ini sebagai rujukan atas surat resmi pedoman Menteri Kebudaayaan RI No. B/668/MK/TU.02.03/2026 terkait penyelenggaraan upacara pada peringatan hari kesaktian pancasila.
"Mari kita kibarkan Merah Putih setengah tiang untuk mengenang peristiwa G30S PKI, kemudian pada 1 Oktober kibarkan bendera satu tiang penuh untuk memperingati hari Kesaktian Pancasila" ujar khofifah yqng dilansir dari Antara Jatim.
Pemasangan benderan menjadi pengingat masyarakat tentang perjalanan bangsa dan peneguh komitmen pada ideologi Indonesia
Peringatan pada tahun ini bertema "pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".
Baca Juga: Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Mbak Wali Ajak Masyarakat Perkokoh Persatuan dan Kesatuan
Pengibaran bendera diharapkan menjadi daya tarik masyarakat dan generasi muda untuk menerapkan sikap nilai pancasila, kepedulian, menghargai dan gotong royong pada ke kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di kantor pemerintahan, kota, kabupaten pada tanggal 1 Oktober 2026 pukul 07.30 waktu setempat. Upacara dilaksanakan secara luring.
Oleh Nila Lulu Husniyah
Universitas Islam Tribakti Kediri