139 Ribu Kuota Guru CPNS 2027 Dibuka Kemendikdasmen, Ini Syarat Ketentuannya

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 12:12 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu
Mendikdasmen Abdul Mu'ti soal CPNS guru 2027

JP Radar Kediri – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bakal membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi guru pada 2027. 

Tak tanggung-tanggung, alokasi yang disiapkan mencapai kurang lebih 139 ribu posisi demi memangkas krisis tenaga pendidik di Indonesia.

Langkah ini menjadi tahap awal dari skema besar pemerintah untuk menuntaskan kekurangan guru nasional yang saat ini masih menyentuh angka 464.856 orang.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa pemenuhan ratusan ribu formasi tersebut akan dirampungkan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun.

"Intinya itu ada 464.000 yang akan dibuka secara bertahap selama tiga tahun, pembagiannya 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Jadi nanti dihitung saja, dari 464 ribu itu 30 persennya berapa, itu yang akan dimulai untuk CPNS guru tahun ini," ujar Nunuk.

Baca Juga: CPNS 2027 Terbuka untuk Fresh Graduate S1 yang Ingin Jadi Guru, Boleh Jika Belum Punya PPG

Syarat Pendaftaran dan Skema Prioritas Peserta

Seleksi formasi guru tahun depan dirancang terbuka secara luas bagi masyarakat umum yang memenuhi kriteria dasar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menariknya, para pelamar tidak diwajibkan memiliki sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) saat mendaftar.

Pemerintah membagi kriteria peserta yang dapat mengikuti seleksi ini ke dalam tiga kelompok utama:

Guru honorer yang memenuhi kualifikasi dan persyaratan.

Lulusan baru (fresh graduate) jenjang S1 atau D-IV.

Peserta yang telah lulus program PPG.

Meski pendaftaran terbuka untuk non-PPG, pelamar yang sudah mengantongi sertifikat tersebut tetap mendapatkan nilai tambah serta prioritas demi menjaga asas keadilan dalam rekrutmen.

“Jadi tidak harus sudah mengikuti PPG, karena nanti kami yang akan memfasilitasi PPG-nya. Namun, bagi mereka yang sudah memiliki sertifikasi PPG tentu akan mendapatkan prioritas,” tambahnya.

Selain itu, kuota sebanyak 139 ribu posisi tersebut dipastikan sudah mencakup pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Baca Juga: CPNS 2027 Bakal Dibuka, Kemendikdasmen Sediakan 139.000 kuota untuk Guru

Kepastian Nasib dan Status Guru Non-ASN

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo yang fokus pada peningkatan kapasitas serta kesejahteraan guru.

Pemerintah memberikan akses seleksi seluas-luasnya bagi guru non-ASN melalui jalur CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tak hanya itu, Mendikdasmen juga memberikan jaminan kepastian kerja bagi tenaga pendidik non-ASN yang nantinya belum berhasil melewati seleksi.

"Guru non-ASN itu nanti diberi kesempatan untuk menjadi PNS atau menjadi PPPK dengan tes. Tapi kalau guru non-ASN yang tidak lulus tes PPPK atau PNS, maka statusnya tetap menjadi guru non-ASN yang digaji melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," tegas Abdul Mu’ti.

Editor : Shinta Nurma Ababil
cpns guru 2027 cpns 2027 pendaftaran cpns 2027 kuota cpns 2027 cpns