JP Radar Kediri – Warga yang beraktivitas di perairan selatan Jawa Timur perlu meningkatkan kewaspadaan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya memprakirakan gelombang tinggi terjadi di sejumlah perairan selatan Jatim pada 24–28 September 2026.
Berdasarkan informasi tinggi gelombang BMKG yang diterbitkan Rabu (23/9), gelombang paling tinggi diprakirakan terjadi di Perairan Tulungagung pada 27 September, dengan kisaran 3,08–3,38 meter.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan selatan lainnya. Pada tanggal yang sama, tinggi gelombang di Perairan Trenggalek mencapai 3,05–3,38 meter, sedangkan di Perairan Blitar 2,93–3,30 meter.
Baca Juga: Pesisir Pantai Selatan Berawan Tebal, Gelombang Capai 2,8 Meter
Sementara itu, gelombang di Perairan Pacitan diprakirakan mencapai 2,92–3,27 meter. Adapun Perairan Malang berada pada kisaran 2,80–3,16 meter.
Potensi gelombang tinggi juga terpantau di Perairan Lumajang yang mencapai 2,47–2,80 meter pada 27 September serta Perairan Jember 2,30–2,64 meter.
Baca Juga: Peringatan Dini Dua Hari Ke Depan: Waspada Angin Kencang di Mataraman & Gelombang Tinggi di Selatan
Jika dirinci berdasarkan periode prakiraan, gelombang di perairan selatan Jatim mulai meningkat pada 26 September dan berpotensi mencapai puncaknya pada 27 September sebelum kembali menurun pada 28 September.
BMKG juga memberikan catatan bahwa keberadaan awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap dapat menambah angin serta tinggi gelombang.
Karena itu, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan, pelaku pelayaran maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir selatan Jatim.
Kondisi laut dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan angin di wilayah perairan.
Baca Juga: Gelombang hingga 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Jatim
Catatan Gelombang Tertinggi pada 27 September:
Perairan Tulungagung: 3,08–3,38 meter
Perairan Trenggalek: 3,05–3,38 meter
Perairan Blitar: 2,93–3,30 meter
Perairan Pacitan: 2,92–3,27 meter
Perairan Malang: 2,80–3,16 meter
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri, BMKG