Mahfud MD Tanggapi Sentilan "Pakar Goblok" Prabowo: Banyak Juga Presiden yang Goblok

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB
Mahfud MD
Mahfud MD

JP Radar Kediri — Respons menohok datang dari Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII), Mahfud MD. Ia turut angkat bicara mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat melontarkan diksi "goblok" saat berpidato di acara HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN).

Meski mengakui ada sebagian akademisi yang kualitasnya di bawah standar, Mahfud menegaskan bahwa generalisasi tersebut keliru. Dari ribuan profesor yang ada di Indonesia, tidak semuanya layak disematkan label negatif.

Bahkan, Mahfud melontarkan sindiran balik yang tidak kalah telak. Menurutnya, dinamika semacam itu berlaku dua arah.

"Tetapi tentu tidak semua profesor. Seperti halnya presiden juga banyak yang goblok, kan?" ujar Mahfud lewat siniar di kanal YouTube Mahfud MD Official, Rabu (23/9).

Baca Juga: Prabowo Gagas Atasi Karhutla dengan Tepung ‘Ubi Bombing’, Begini Tanggapan Heran Mahfud MD

Di sisi lain, mantan Menko Polhukam ini tidak segan melayangkan pujian untuk Prabowo. Ia menilai Prabowo secara personal bukanlah figur yang minim wawasan, terutama dalam hal kemampuan diplomasi dan komunikasi di kancah global.

"Di dunia internasional, kadang kala dari sudut bahasa dan orasi dia cukup membanggakan, harus diakui kan? Cukup membanggakan," puji Mahfud.

Kendati demikian, Mahfud menyayangkan pilihan kata yang digunakan oleh kepala negara. Ia menilai seorang pemimpin tertinggi seharusnya tidak perlu emosional atau menyerang balik pihak-pihak yang melontarkan kritik, apalagi menggunakan bahasa yang dianggap kurang pantas.

"Enggak layak menurut saya, iya. Seharusnya jangan mengejek orang yang mengkritik, gitu ya. Karena ya tidak etislah ya dari sudut itu, gitu," cetusnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Respons Tragedi KM Virgo Transport 8 yang Korbannya Termasuk Asal Kediri

Mahfud lantas membandingkan bagaimana pemimpin negara di belahan dunia lain merespons kritik publik dengan kepala dingin. Ia menilai sikap defensif dengan menyerang balik pengkritik justru menurunkan marwah kenegarawanan.

"Nah, ketika masalah itu dikatakan atau dibahas oleh para pakar di dalam negeri, lalu selalu defensif, malah menyerang balik. Kalau defensif itu ya diam aja, kalau Pak Prabowo kan menyerang balik bilang profesor goblok, apa goblok, gitu," imbuhnya.

Sebelumnya, polemik ini bermula dari pidato Prabowo Subianto dalam perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta. Saat itu, Prabowo menyoroti segelintir pihak bergelar pakar yang kerap melontarkan analisis atau tudingan tanpa dasar yang kuat. Ia bahkan menyebut ada kalangan intelektual yang justru terjebak dalam kebodohan akibat merasa paling pintar.

"Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok. Ini masalahnya di tengah kawan-kawan sejati," ucap Prabowo dalam pidatonya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga sempat mengaitkan arah pemikirannya dengan nilai-nilai religius yang menjadi akar Partai Amanat Nasional. Ia menutup pesannya dengan menyinggung bahaya fitnah sebagaimana termaktub dalam rujukan keagamaan.

"Tapi benar PAN kan ada basis agamis. Kalau tidak salah ada hadis yang bunyinya fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, surat Al-Baqarah ayat 191," pungkasnya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
pakar goblok Pidato Presiden Prabowo mahfud md Presiden Prabowo