JP Radar Kediri — Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sedikitnya 251 penerbangan Lion Group dibatalkan pada Minggu (6/9).
Pembatalan tersebut terjadi pada penerbangan dari maupun menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), setelah otoritas penerbangan menyampaikan perkembangan kondisi wilayah udara yang terdampak abu vulkanik.
Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pembatalan dilakukan berdasarkan pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan.
Langkah tersebut diambil untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan di tengah perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Pembatalan penerbangan pada Minggu, 6 September 2026 dilakukan berdasarkan pemberitahuan dan perkembangan kondisi wilayah udara dari otoritas penerbangan, sebagai langkah untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Danang, Minggu (6/9).
Dari total tersebut, pembatalan meliputi 34 penerbangan Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta.
Rinciannya, 16 penerbangan dari Jakarta menuju sejumlah daerah dan 18 penerbangan dari berbagai daerah menuju Jakarta.
Sementara itu, Batik Air menjadi maskapai dengan jumlah penerbangan terdampak paling banyak.
Baca Juga: Penerbangan Dhoho-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Jadwal yang Dibatalkan
Sebanyak 128 penerbangan Batik Air melalui Soekarno-Hatta dibatalkan, terdiri atas 62 penerbangan dari Jakarta dan 66 penerbangan menuju Jakarta.
Batik Air Malaysia juga mencatat delapan penerbangan yang dibatalkan. Masing-masing empat penerbangan dari Kuala Lumpur dan Subang menuju Jakarta serta empat penerbangan dari Jakarta menuju Kuala Lumpur dan Subang.
Kemudian, sebanyak 68 penerbangan Super Air Jet melalui Soekarno-Hatta juga masuk daftar pembatalan.
Rinciannya terdiri atas 32 penerbangan dari Jakarta menuju berbagai daerah dan 36 penerbangan dari berbagai daerah menuju Jakarta.
Selain di Soekarno-Hatta, dampak juga dirasakan pada penerbangan Batik Air di Bandara Halim Perdanakusuma.
Sebanyak 13 penerbangan dibatalkan, terdiri atas enam penerbangan dari Jakarta dan tujuh penerbangan menuju Jakarta.
Sejumlah rute yang terdampak antara lain Jakarta–Surabaya, Jakarta–Malang, Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, Jakarta–Makassar, Jakarta–Balikpapan, Jakarta–Bali, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Semarang hingga berbagai rute internasional.
Penerbangan dari sejumlah daerah menuju Jakarta juga dibatalkan, termasuk dari Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Makassar, Padang, Pontianak, Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok.
Danang menjelaskan, abu vulkanik hasil erupsi gunung api dapat terbawa angin dan menyebar ke wilayah udara yang dilalui pesawat.
Material tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang sekaligus memengaruhi kinerja mesin maupun komponen pesawat.
Baca Juga: Breaking News! Gunung Anak Krakatau Erupsi hingga 10 Kali Dalam Kurun Waktu Jumat Sabtu
Sebaran abu vulkanik juga dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin serta perkembangan aktivitas gunung api.
Karena itu, penerbangan yang semula dijadwalkan beroperasi dapat dibatalkan apabila kondisi wilayah udara sepanjang rute dinilai tidak memenuhi aspek keselamatan.
Keputusan pembatalan tidak hanya mempertimbangkan kondisi di bandar udara. Jalur penerbangan, wilayah udara yang akan dilalui pesawat, serta informasi keselamatan dari otoritas penerbangan turut menjadi pertimbangan.
“Keputusan pembatalan mempertimbangkan kondisi jalur penerbangan, wilayah udara yang akan dilalui, serta informasi keselamatan dari otoritas penerbangan, bukan hanya kondisi di bandar udara,” jelasnya.
Danang menyebut pembatalan tersebut merupakan dampak kondisi force majeure akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di luar kendali dan kemampuan maskapai.
Lion Group terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan pihak terkait sembari memantau perkembangan aktivitas Anak Gunung Krakatau serta kondisi wilayah udara yang berpotensi terdampak
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri