Demo Muktamar NU Ricuh, Massa Nahdliyin Saling Dorong dengan Banser

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:57 WIB
Demo Muktamar Ricuh, Massa Nahdliyin Saling Dorong dengan Banser. (ASAD MS)
Demo Muktamar Ricuh, Massa Nahdliyin Saling Dorong dengan Banser. (ASAD MS)

 

JOMBANG, JP Radar Kediri- Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026), ricuh. 

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah pendukung KH Muhammad Yusuf Khudhori atau Gus Yusuf. 

Mereka menyampaikan aspirasi setelah muncul persoalan terkait kelayakan pencalonan Gus Yusuf sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU.

Pantauan di lokasi, suasana di halaman GSG Hasbullah Said chaos. Ratusan massa terus berdatangan dan memaksa masuk ke Gedunh sidang. 

Baca Juga: Dari Muktamar ke-35 NU, Gus Ab: Ketum Harus Dorong Transformasi Digital!

Sementara jajaran tim keamanan muktamar lokal dan banser yang disiagakan terus berusaha menjaga massa. 

Namun, massa yang tidak puas akhirnya berusaha masuk ke area sidang pleno. Akhrinya, aksi adu jotos hingga dorong dorongan tak terhindarkan. 

Salah satu pendemo Muhammad Akbar Jadi mengatakan, aksi protes yang dilakukan karena merasa proses sidang pleno komisi organisasi berjalan tidak adil.

Sebab menurutnya, hasil sidang pleno berdampak KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) terjegal dari kandidat calon Ketum PBNU.

"Kami menganggap forum di dalam sidang berlaku tidak adil terhadap beberapa calon. Karena itu kami berharap kiai sepuh turun tangan ikut terlibat mengevaluasi pimpinan sidang dan mencabut keputusan-keputusan yang tidak berpihak dan berlaku dzolim kepada calon Ketum PBNU," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Minggu (30/08/2026).

Editor : Andhika Attar Anindita
bentrok banser ricuh nu muktamar