JP Radar Kediri – Gelombang laut cukup tinggi kembali diprakirakan terjadi di wilayah perairan selatan Jawa Timur.
Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang di sejumlah perairan selatan Jatim bisa mendekati 3 meter pada Kamis (13/8).
Kondisi tersebut terutama diprakirakan terjadi di Perairan Pacitan hingga Banyuwangi.
Dalam prakiraan tinggi gelombang Jawa Timur yang berlaku 13–17 Agustus 2026, gelombang tertinggi pada 13 Agustus mencapai 2,89 meter di Perairan Pacitan.
Selain Pacitan, gelombang tinggi juga diprakirakan terjadi di Perairan Trenggalek 2,88 meter, Tulungagung 2,85 meter, Blitar 2,84 meter, Malang 2,80 meter, Lumajang 2,74 meter, Jember 2,71 meter, dan Banyuwangi 2,66 meter.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, termasuk nelayan dan wisatawan pantai. Gelombang laut dapat berubah mengikuti kondisi angin dan cuaca di sekitar perairan.
Prakiraan BMKG menunjukkan kondisi gelombang di perairan selatan Jatim kemudian cenderung menurun pada hari-hari berikutnya.
Namun, beberapa wilayah masih berada pada kisaran lebih dari 2 meter hingga 15 Agustus. Untuk wilayah utara Jawa Timur, tinggi gelombang secara umum lebih rendah.
Perairan Masalembo, misalnya, diprakirakan berada di kisaran 1,15 meter pada 13 Agustus, sementara Perairan Bawean bagian utara sekitar 1,20 meter.
Sementara itu, sejumlah perairan seperti Surabaya–Bangkalan dan Sidoarjo diprakirakan memiliki gelombang di bawah 1 meter.
BMKG juga mengingatkan bahwa keberadaan awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap dapat menambah kecepatan angin serta meningkatkan tinggi gelombang.
Karena itu, masyarakat yang hendak beraktivitas di laut diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan informasi terbaru dari BMKG.
Sumber: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Informasi Tinggi Gelombang Jawa Timur Nomor e.B/ME.01.02/WP/433/MPrk.II/VIII/2026, berlaku 13–17 Agustus 2026.
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri