Gelombang Tinggi Masih Mengintai Pantai Selatan Jatim hingga 16 Agustus 2026, Warga Kediri Diminta Waspada

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:00 WIB
ilustrasi gelombang.
ilustrasi gelombang.

 
JP Radar Kediri – Warga yang hendak beraktivitas di kawasan pesisir Jawa Timur perlu meningkatkan kewaspadaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang tinggi berpotensi terjadi di sejumlah perairan selatan Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan.


Berdasarkan informasi tinggi gelombang Jawa Timur yang diterbitkan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, kondisi tersebut berlaku 12 hingga 16 Agustus 2026.


Wilayah yang perlu mendapat perhatian berada di sepanjang pesisir selatan Jatim. Pada 12 Agustus, tinggi gelombang diprakirakan mencapai 2,43 meter di Perairan Pacitan. Gelombang hingga sekitar 2,3 meter juga berpotensi terjadi di Perairan Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.


Kondisi berpotensi lebih tinggi pada 13 Agustus. Gelombang di Perairan Pacitan diprakirakan berada pada kisaran 2,68–2,96 meter, sementara Perairan Trenggalek mencapai 2,66–2,95 meter.


Selanjutnya, Perairan Tulungagung diprakirakan mencapai 2,63–2,92 meter, Blitar 2,62–2,91 meter, Malang 2,59–2,88 meter, Lumajang 2,55–2,82 meter, Jember 2,52–2,78 meter, serta Banyuwangi 2,47–2,71 meter.

Baca Juga: Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Hingga 14 Agustus 2026, Mengancam Perairan Selatan Jatim, Nelayan Diminta Waspada
Memasuki 14 Agustus, gelombang masih relatif tinggi dengan kisaran sekitar 2,3–2,6 meter di sejumlah perairan selatan Jatim.

Kondisi kemudian diprakirakan berangsur menurun pada 15–16 Agustus, meski gelombang di beberapa wilayah masih dapat mencapai lebih dari 2 meter.


Sementara itu, sejumlah perairan di utara Jawa Timur relatif lebih tenang. Perairan Laut Jawa bagian timur, Madura, hingga wilayah sekitar Surabaya dan Sidoarjo umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang.


Kondisi ini perlu menjadi perhatian terutama bagi nelayan, wisatawan, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai selatan Jatim.

Gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran, aktivitas penangkapan ikan, maupun kegiatan wisata bahari.


BMKG juga mengingatkan bahwa keberadaan awan cumulonimbus (Cb) yang luas dan gelap dapat memperkuat angin serta meningkatkan tinggi gelombang.


Masyarakat di pesisir dan pengguna jasa pelayaran diimbau terus memantau informasi cuaca dan gelombang terbaru dari BMKG serta mengutamakan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut.

Sumber: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Informasi Tinggi Gelombang Jawa Timur Nomor e.B/ME.01.02/CP/432/ MPrk.II/VIII/2026, berlaku 12–16 Agustus 2026.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri, BMKG
gelombang tinggi perairan pantai selatan waspada ombak