Cek Tanggal Gerhana Matahari Agustus 2026, Warga Kediri Tetap Bisa Pantau Lewat Cara Ini

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Ilustrasi gerhana matahari.
Ilustrasi gerhana matahari.

JP Radar Kediri — Bulan Agustus 2026 menyuguhkan deretan fenomena langit yang spektakuler. Mulai dari hujan meteor hingga gerhana Matahari total siap menghiasi lembaran kalender astronomi bulan ini.

Bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya, meski tidak semua fenomena dapat diamati secara langsung dari bumi nusantara, momentum antariksa ini tetap menarik untuk diikuti perkembangannya. 

Merujuk data astronomi dari In The Sky dan ebagia antariksa dunia, berikut adalah rangkuman lengkap jadwal fenomena langit yang terjadi sepanjang Agustus 2026.

Sorotan utama bulan ini jatuh pada fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Berdasarkan kalkulasi waktu universal, fenomena ini dimulai pukul 15.35 UTC, mencapai puncaknya pada 17.47 UTC, dan berakhir pukul 19.59 UTC.

Baca Juga: Kapan Gerhana Matahari? Cek Tanggal Lengkapnya, Terdekat 13 Agustus 2026 di Indonesia

NASA mencatat jalur totalitas gerhana ini akan melintasi wilayah:

-Samudra Arktik dan Samudra Atlantik

-Greenland

-Islandia

-Spanyol (meliputi Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, hingga Kepulauan Balearic)

-Rusia serta ebagian kecil Portugal

-Sementara itu, gerhana ebagian akan terlihat lebih luas di ebagian besar Eropa, Afrika Utara, Kanada, hingga Amerika Serikat bagian utara.

Gerhana Matahari Bisa Dilihat dari Indonesia?

Bagi warga di tanah air, fenomena puncak Gerhana Matahari Total tidak dapat disaksikan secara langsung, baik dalam bentuk total maupun sebagian. Pasalnya, saat peristiwa itu terjadi, wilayah Indonesia berada di sisi bumi yang membelakangi Matahari.

Kendati demikian, masyarakat Kediri tetap bisa mengikuti detik-detik peristiwa langka ini secara daring melalui siaran langsung resmi dari lembaga antariksa maupun observatorium internasional.

Pada tanggal 12 Agustus 2026, salah satu fenomena astronomi paling penting tahun 2026 akan terjadi ketika gerhana matahari total muncul di atas jalur sempit yang membentang dari Lingkaran Arktik melalui Greenland, Islandia, Atlantik Utara hingga Spanyol utara dan sebagian Portugal.

Peristiwa ini sangat menarik bagi komunitas ilmiah dan penggemar astronomi di seluruh dunia. Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA), gerhana matahari total terjadi ketika Bulan bergerak di antara Bumi dan Matahari, sepenuhnya menutupi Matahari di area yang berada dalam bayangan total.

Baca Juga: Gerak Cepat Usai Dikukuhkan, Gus Riza Pimpin FKMT Kediri Safari Silaturahmi ke PDM

Menurut NASA, durasi gerhana matahari total ini akan bervariasi tergantung lokasi. Di beberapa wilayah Greenland dan Atlantik Utara, fenomena ini dapat berlangsung lebih dari 2 menit, sementara di Spanyol utara, penutupan matahari sepenuhnya hanya akan berlangsung beberapa puluh detik karena peristiwa tersebut terjadi menjelang matahari terbenam.

Pada puncak gerhana matahari, langit akan menjadi gelap seperti senja di tengah hari, suhu lingkungan mungkin sedikit turun, dan pengamat akan memiliki kesempatan untuk melihat korona (lapisan terluar atmosfer Matahari), yang hanya terlihat dengan mata telanjang ketika Matahari tertutupi sepenuhnya.

Ini juga menandai pertama kalinya dalam lebih dari seabad orang-orang di daratan Spanyol memiliki kesempatan untuk mengamati gerhana matahari total. Menurut para astronom, peristiwa ini diperkirakan akan menarik banyak wisatawan dan penggemar astronomi ke lokasi-lokasi yang berada di jalur bayangan gerhana.

Di luar area gerhana matahari total, banyak tempat lain di Eropa, Afrika Barat Laut, Greenland, Islandia, Atlantik Utara, dan sebagian Amerika Utara akan mengamati gerhana matahari parsial dengan tingkat penutupan yang bervariasi.

NASA mengumumkan bahwa setelah peristiwa ini, dunia akan menyaksikan gerhana matahari total lainnya pada tanggal 2 Agustus 2027. 

Pada saat itu, bayangan gerhana akan melewati Eropa Selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah, dengan gerhana matahari total berlangsung lebih dari 6 menit di beberapa daerah. Ini dianggap sebagai salah satu fenomena astronomi paling mengesankan di abad ke-21.

Editor : Shinta Nurma Ababil
gerhana matahari agustus 2026 gerhana matahari kediri gerhana matahari total gerhana