CPNS 2026 Kapan Dibuka? Pemkab Kediri Ajukan 300 Formasi ke Pusat, Ini Bidang yang Dibutuhkan

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB
Ilustrasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Ilustrasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

JP Radar Kediri – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri resmi mengajukan 300 formasi CPNS ke pemerintah pusat.

Sehingga, harapan masyarakat untuk lolos sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kendati demikian, masyarakat yang berminat mengikuti rekrutmen ini masih harus bersabar. Pasalnya, hingga kini pemkab masih menunggu persetujuan resmi mengenai jumlah kuota dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga: Segera Ada Rekrutmen CPNS di Kabupaten Kediri? Pemkab Usulkan 300 Formasi

Kepala BKPSDM Kabupaten Kediri, Randy Agatha Sakaira, menjelaskan bahwa total 300 formasi yang diusulkan tersebut terbagi ke dalam beberapa bidang prioritas guna menutupi kekosongan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tenaga Guru: 235 formasi

Tenaga Kesehatan: 44 formasi

Tenaga Teknis: 21 formasi

“Jumlah 300 formasi itu berdasar kebutuhan ASN di beberapa OPD yang saat ini masih kosong,” ujar Randy saat dikonfirmasi tim Radar Kediri, Selasa (21/7).

Baca Juga: Sinyal Kuat Pendaftaran CPNS 2026, Kementerian PANRB Terbitkan Surat Edaran Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026

Dominasi Kebutuhan Tenaga Guru

Randy mengungkapkan, usulan formasi untuk tahun ini didominasi oleh tenaga guru akibat tingginya angka pegawai yang memasuki masa pensiun.

Kondisi ini membuat sejumlah sekolah mengalami kekurangan tenaga pendidik, bahkan beberapa kepala sekolah terpaksa harus merangkap tugas di beberapa instansi pendidikan sekaligus.

Meski batas akhir (deadline) usulan formasi ke pusat telah ditutup pada akhir Maret lalu, pihak BKPSDM mengaku belum menerima informasi lanjutan apakah rekrutmen CPNS akan resmi digulirkan tahun ini atau harus menunggu kebijakan periode berikutnya.

"Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat," imbuhnya.

Sambil menanti kejelasan dari pusat, Pemkab Kediri tetap berkomitmen memaksimalkan pelayanan publik melalui optimalisasi sumber daya aparatur yang ada. 

Beberapa langkah taktis yang ditempuh di antaranya adalah penerapan penugasan rangkap oleh ASN lain atas kebijakan kepala OPD masing-masing, serta pemanfaatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Cair Mulai Besok Senin 20 Juli 2026, Cek Siapa Saja yang Dapat!

Menanti Sinyal Resmi Jadwal Pendaftaran CPNS 2026

Di tengah penantian tersebut, jadwal pendaftaran CPNS 2026 menjadi salah satu topik yang paling dicari masyarakat. Terlebih, maraknya unggahan di media sosial yang mengeklaim seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) telah dibuka kerap memicu kebingungan publik.

Pemerintah pusat sebelumnya memang telah memberikan sinyal terkait rencana pembukaan seleksi CASN 2026 untuk memenuhi kebutuhan pegawai di instansi pusat maupun daerah. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini sempat menyampaikan harapan agar tes CPNS dapat segera direalisasikan tahun ini.

Kendati demikian, Kementerian PANRB masih harus merampungkan proses verifikasi usulan dari seluruh instansi berdasarkan Surat Edaran Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026. Mengingat proses penyusunan kebutuhan ASN ini masih berjalan, jadwal resmi pendaftaran belum dapat diumumkan secara definitive. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pengumuman seleksi umumnya baru dirilis setelah seluruh formasi ditetapkan secara matang.

BKN Imbau Waspadai Hoaks Pendaftaran

Seiring tingginya antusiasme masyarakat, BKN turut mengeluarkan peringatan penting terkait maraknya peredaran poster digital maupun tautan palsu di media sosial yang mengeklaim pendaftaran CPNS telah dibuka.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, menegaskan bahwa informasi tersebut patut diwaspadai karena memiliki ciri-ciri mencurigakan.

"Poster yang beredar menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu," tegas Wisudo.

Pemerintah mengimbau seluruh calon pelamar agar tidak mudah percaya pada informasi dari sumber tidak resmi. Segala pembaruan terkait seleksi CASN maupun CPNS hanya akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah dan portal portal resmi SSCASN.

Editor : Shinta Nurma Ababil
cpns pendaftaran cpns 2026 CPNS 2026 seleksi CPNS 2026 formasi cpns 2026