Penerima Bansos Besok Senin 20 Juli 2026, Rencana Skema Baru oleh Kemensos

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 20:26 WIB
Kemensos bicarakan bansos
Kemensos bicarakan bansos

JP Radar Kediri – Skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) kabarnya akan melalui Kopdes Merah Putih. Pemerintah pusat saat ini tengah mematangkan wacana pengalihan mekanisme pengambilan hingga pembelanjaan bansos tersebut.

Langkah strategis ini mencuat pascarapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7). 

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Cair Mulai Besok Senin 20 Juli 2026, Cek Siapa Saja yang Dapat!

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan, kementeriannya berkomitmen penuh mendukung program tersebut. 

Menurut Gus Ipul, peran Kemensos tidak terbatas pada aspek distribusi bantuan semata, melainkan lebih jauh ke arah integrasi penerima manfaat dalam ekosistem ekonomi desa.

"Kementerian Sosial turut berpartisipasi dalam mendorong penerima manfaat untuk aktif menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujar Gus Ipul, Kamis (16/7).

Cara Cek Status Penerima Bansos Tahap 3

Untuk memastikan apakah Anda masih terdaftar sebagai penerima bansos di periode Juli-September 2026, lakukan pengecekan mandiri melalui langkah berikut:

Buka laman resmi cekbansos.go.id.

Masukkan NIK KTP serta alamat domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa).

Masukkan kode captcha yang tertera di layar.

Klik Cari Data.

Jika status Anda tertulis "Aktif" untuk periode Juli–September 2026, maka Anda hanya tinggal menunggu proses transfer dari bank Himbara mulai tanggal 20 Juli nanti. Jika nama Anda tidak ditemukan, segera koordinasikan dengan pendamping sosial PKH atau operator di kelurahan/desa setempat.

Ternik Penyaluran Bansos Diberikan Tunai

Terkait teknis penyaluran, Gus Ipul menjelaskan bahwa BPNT dan PKH yang selama ini disalurkan via transfer tunai, berpeluang besar diintegrasikan dengan layanan KDMP. Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke bank atau ATM pusat untuk mencairkan bantuan.

"Dengan begitu warga lebih dekat bisa mengambil uangnya atau sekaligus membelanjakan nanti di Koperasi Merah Putih," imbuhnya.

Meski begitu, Gus Ipul menegaskan bahwa perubahan skema ini tidak akan diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia. Saat ini, Kemensos bekerja sama dengan Kementerian Koperasi tengah melakukan uji coba di sejumlah wilayah percontohan. 

Kesiapan infrastruktur digital, kualitas SDM, serta ketersediaan komoditas menjadi penentu utama keberhasilan program sebelum diimplementasikan secara nasional.

Sistem ini nantinya akan mengombinasikan layanan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terintegrasi di dalam KDMP. "Sekarang lagi dicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan nanti kalau semuanya siap, baik infrastrukturnya, sumber daya manusianya, maupun komoditasnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa berjalan," pungkasnya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
bansos 2026 cek bansos bansos