JP Radar Kediri - Kopdes Merah Putih di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang jadi sorotan publik.
Bangunan Koperasi Desa Merah Putih, dalam video yang diunggah akun instagram @maju.idn pada 12 Juli lalu itu tampak berada di depan sungai, tanpa ada jalan akses masuk.
Sontak banyak warganet yang mengomentari hal tersebut. Mereka mempertanyakan bagaimana pembeli bisa mengakses tempat tersebut, hingga ada pula yang satir dengan menyebut pembeli harus naik perahu terlebih dahulu baru sampai lokasi.
Menanggapi hal ini, Kades Sidodadi Saelan membenarkan adanya Kopdes tersebut.
“Yang benar itu dibangun di pinggir telaga,” kata dia, Sabtu (17/7).
Baca Juga: Mendes Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Bakal Gerus UMKM dan Warung Kelontong Desa
Adapun lokasi pembangunan gerai Kopdes di sisi barat Telaga Kedung Rampal, Dusun Kedung Rampal Kidul, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan. Saelan lantas mempertanyakan bagaimana video tersebut bisa berbunyi Kopdes tepi sungai.
“Bagaimana material bisa masuk ke lokasi koperasi? Faktanya material sudah sampai,” kata dia.
Setelah viral unggahan tersebut, Pemdes Sidodadi menelusuri siapa pengunggah dan pembuat video tersebut. Hasil penelusuran pemdes mengarah kepada seorang warga bernama Rosi.
”Orang tersebut mengunggah video untuk sekadar iseng. Dia sudah meminta maaf,” terangnya.
Selain perbaikan akses menuju gerai KDMP tersebut, dia mengatakan, depan gerai yang berada di tepi telaga juga akan diperluas. Halamannya akan dipasang paving hingga 4 meter.
Baca Juga: Berapa Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih? Menkop Ferry Juliantono Beberkan Skemanya
"Nantinya mobil bisa masuk langsung ke depan koperasi. Kalau sekarang baru di samping koperasi” ucap Saelan.
Saelan menambahkan, akan ada pengembangan kawasan setelah gerai koperasi dibangun. Rencananya akan dibangun pusat UMKM dan beberapa gazebo untuk memfasilitasi warga yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan telaga. Harapannya dapat mengundang wisatawan untuk datang.
“Karena lokasi di pinggir telaga ini strategis, kami berharap bisa menghidupkan UMKM di sekitar sini. Wisatawan juga bisa semakin ramai,” kata dia.
Editor : Shinta Nurma Ababil