JP Radar Kediri - Pemadaman listrik nampaknya masih terjadi di beberapa wilayah di tanah air. PT PLN (Persero) UP3 Samarinda melalui PLN ULP Kota Bangun mengumumkan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Alasan pemadaman listrik disebutkan lantaran dalam rangka pemeliharaan jaringan distribusi 20 kV guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.
Menurut informasi resmi PLN, pekerjaan pemeliharaan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus meminimalkan potensi gangguan pada jaringan distribusi.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik di Jawa Timur, PLN Pastikan kembali Normal dan Hentikan Pemadaman Bergilir
Pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga 15.00 WITA.
Chief Executive Officer dari Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan meskipun pemerintah mulai mengkaji opsi merevisi harga patokan batu bara untuk domestik demi menambah pasokan ke PLN, namun hal itu membutuhkan waktu tidak sebentar apalagi mesti mempertimbangkan fiskal negara.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengakui masalah pasokan batu bara ke PLTU menjadi biang kerok pemadaman listrik.
Sebabnya, selisih harga jual batu bara untuk kebutuhan dalam negeri dengan pasar global sangat jauh sehingga produsen cenderung enggan menjual komoditasnya kepada PLN.
Beberapa pelaku usaha kecil mengutarakan kekesalan mereka lantaran pemadaman listrik ini sudah merugikan bisnis mereka.
PLN mengimbau pelanggan untuk mengantisipasi pemadaman dengan menyiapkan kebutuhan yang bergantung pada pasokan listrik serta memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman.
PLN juga mengingatkan pelanggan yang menggunakan generator set (genset) agar memisahkannya dari instalasi PLN demi menjaga keselamatan selama pekerjaan berlangsung.
Apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, aliran listrik akan segera dinormalkan kembali.
Sebaliknya, apabila terdapat kendala di lapangan, pelanggan diimbau untuk memantau informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi PLN.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung.
Untuk informasi lebih lanjut maupun layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau menggunakan aplikasi PLN Mobile.
Editor : Shinta Nurma Ababil