JP Radar Kediri – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengisyaratkan pemerintah akan membuka sekitar 160 ribu formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026.
Meski sinyal pembukaan sudah menyala, masyarakat diimbau untuk ojo kesusu alias tidak buru-buru menelan mentah-mentah ragam informasi di media sosial, terutama terkait maraknya tautan (link) pendaftaran yang diklaim sudah resmi dibuka.
Terapkan Zero Growth, Tambal 160 Ribu ASN Pensiun
Sinyal pembukaan ratusan ribu formasi ini bukan tanpa alasan. Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan, angka 160 ribu tersebut didapat dari proyeksi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas pada tahun 2025.
Artinya, rekrutmen CPNS 2026 diproyeksikan menggunakan prinsip zero growth atau pertumbuhan nol. Rekrutmen difokuskan secara khusus untuk menambal kekosongan kursi yang ditinggalkan oleh para pensiunan.
Baca Juga: BKN Blak-blakan Soal Jadwal CPNS 2026: Masuk Tahap Formasi, Pelamar Diminta Waspada Link Bodong
“Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya. Mudah-mudahan (bisa dibuka tahun 2026),” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2).
Terkait anggaran, Rini menyebut pihaknya telah bersurat secara resmi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menghitung alokasi dana pelaksanaan tes. Namun, untuk kepastian jadwal dan rincian formasi, Kementerian PANRB masih harus menghimpun data kebutuhan kompetensi riil dari masing-masing kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
“Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi,” tegasnya.
BKN Pastikan Link Pendaftaran di Medsos Hoaks
Di tengah antusiasme yang tinggi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) langsung merespons maraknya selebaran, poster, dan unggahan di platform media sosial yang menyertakan link pendaftaran CPNS 2026. BKN memastikan bahwa seluruh klaim tersebut adalah kabar bodong alias hoaks.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah sama sekali belum membuka pendaftaran CPNS 2026 secara resmi.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pendaftaran dini yang mengarahkan calon pelamar untuk mengklik tautan tertentu. Hal ini sangat rawan dimanfaatkan untuk kejahatan siber (phising).
"Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya,” pesan Wisudo. Ia menekankan, seluruh alur, syarat, dan jadwal resmi nantinya hanya akan diumumkan melalui portal terintegrasi SSCASN dan kanal resmi pemerintah.
Baca Juga: BKN Pastikan Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka, Soroti Nasib Guru hingga Kasus PPPK Bolos Kerja
Prediksi Jadwal dan Formasi Prioritas CPNS 2026
Meski belum ada kepastian tanggal (jadwal resmi), jika merujuk pada regulasi dan ritme seleksi tahun-tahun sebelumnya (seperti SE BKN Nomor: 5419/2024), pembukaan biasanya dilakukan pada kuartal ketiga.
Bagi lulusan SMA sederajat hingga fresh graduate sarjana, berikut adalah prediksi alur seleksi CPNS 2026 jika disetujui tahun ini:
Pengumuman & Pendaftaran Online: Akhir Agustus – Awal September 2026
Seleksi Administrasi: Pertengahan Agustus – Pertengahan September 2026
Ujian SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): Pertengahan Oktober – Pertengahan November 2026
Ujian SKB (Seleksi Kompetensi Bidang): Akhir November – Akhir Desember 2026.
Editor : Shinta Nurma Ababil