Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Terbaru Bangkai Pesawat Kargo Boeing 737 Ditemukan, Nasib 5 Awak Jadi Misteri

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 9 Juli 2026 | 14:34 WIB
Ilustrasi - Bangkai pesawat. ANTARA/Anadolu/py.
Ilustrasi - Bangkai pesawat. ANTARA/Anadolu/py.

JP Radar Kediri – Teka-teki hilangnya pesawat kargo Boeing 737-400 milik maskapai swasta K2 Airways akhirnya terjawab. Otoritas Bandara Pakistan (PAA) pada Rabu (8/7) memastikan bahwa puing-puing pesawat tersebut telah ditemukan di perairan Laut Arab.

Penemuan ini merupakan hasil dari operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) masif selama 12 jam yang melibatkan Angkatan Laut dan Badan Keamanan Maritim Pakistan. Sayangnya, nasib lima awak pesawat yang berada di dalam penerbangan nahas tersebut masih belum diketahui.

Baca Juga: Detik-detik Hilangnya Boeing 737 Milik Maskapai K2 Airways: Terjun Bebas 400 Km/Jam

Sempat Laporkan Gangguan Navigasi

Pesawat dengan nomor registrasi AP-BOI tersebut melayani penerbangan KTA1732. Pesawat mengudara dari Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA), dengan tujuan akhir Karachi, Pakistan.

Berdasarkan keterangan resmi PAA, petaka bermula saat pesawat mulai mendekati wilayah udara Pakistan. Pada pukul 21.18 waktu setempat, Selasa (7/7), kru pesawat sempat berkomunikasi dengan Air Traffic Control (ATC) dan melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi.

Hanya berselang tiga menit kemudian, tepatnya pukul 21.21, situasi berubah rastic. Radar menangkap adanya perubahan arah secara mendadak yang disusul dengan penurunan ketinggian secara ekstrem.

Manuver Fatal Menukik Tajam

Data Automatic Dependent Surveillance–Broadcast (ADS-B) dari Flightradar24 mengonfirmasi pergerakan pesawat yang sangat tidak stabil. Sebelum benar-benar hilang kontak, pesawat tercatat sempat anjlok, mencoba naik kembali, lalu akhirnya menukik tajam.

Sinyal terakhir mendeteksi posisi pesawat di ketinggian 1.100 kaki. Mengerikannya, laju penurunan (sink rate) pada detik-detik terakhir tercatat mencapai angka ekstrem: 22.400 kaki per menit.

Setelah manuver mematikan itu, pesawat lenyap dari radar. Titik hilang kontak diperkirakan berada di 155 mil laut (sekitar 287 kilometer) sebelah barat Kota Karachi.

Baca Juga: Update Hilangnya Kontak Pesawat Kargo Boeing 737 di laut Arab, Pencarian Skala Besar Dikerahkan

Titik Penemuan Puing

Melalui unggahan resmi di platform X (sebelumnya Twitter), PAA menyatakan bahwa titik jatuh pesawat telah diidentifikasi. Bangkai pesawat nahas itu ditemukan sekitar 53 mil laut di selatan Ormara, wilayah Distrik Gwadar, Provinsi Balochistan.

"Berbagai aset udara dan laut milik Angkatan Laut Pakistan serta Badan Keamanan Maritim telah dikerahkan. Upaya pencarian awak yang hilang masih terus berlangsung hingga saat ini," tegas pernyataan resmi otoritas bandara.

K2 Airways Buka Suara

Manajemen K2 Airways, maskapai kargo yang telah beroperasi sejak 2018, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa armadanya.

"Kami bekerja sama sepenuhnya dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan serta instansi pemerintah lainnya. Kami terus berdoa dengan sungguh-sungguh demi keselamatan rekan-rekan kami," tulis manajemen dalam pernyataan resmi mereka.

Insiden di atas Laut Arab ini kembali membuka memori kelam dunia penerbangan Pakistan. Tragedi besar terakhir terjadi pada tahun 2020, saat pesawat domestik Pakistan International Airlines (PIA) jatuh di area permukiman sesaat sebelum mendarat di Bandara Karachi, menewaskan 97 dari 99 orang di dalamnya.

Kini, tim SAR berpacu dengan waktu, berharap ada mukjizat bagi kelima kru K2 Airways di tengah ganasnya perairan Laut Arab.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pesawat boeing 737 #boeing 737 #pesawat kargo boeing 737 hilang kontak #bangkai pesawat kargo boeing #kecelakaan pesawat