Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bansos Susulan PIP dan PKH Tahap 2 Mulai Cair via KKS BNI, Cek Cara dan Nominlnya

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 7 Juli 2026 | 12:43 WIB
Pencairan bansos via PT Pos
Pencairan bansos via PT Pos

JP Radar Kediri – Kabar baik menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah. Kementerian Sosial (Kemensos) RI terpantau kembali mengucurkan bantuan sosial (bansos) bagi KPM yang datanya tercatat aktif pada Senin (6/7). 

Dua program andalan, yakni Program Indonesia Pintar (PIP) serta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dilaporkan mulai masuk ke rekening.

Pencairan kali ini menjadi angin segar, khususnya bagi KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru terbitan Bank BNI, serta penerima susulan yang sempat tertunda karena gagal cek rekening pada penyaluran tahap kedua.

Baca Juga: Cek Jadwal Lengkap Bansos PKH, BPNT, PIP hingga Bantuan Beras Cair Mulai Juli 2026

PIP Jenjang SD dan SMP Cair Merata

Untuk bantuan endidikan PIP, penyaluran saat ini merupakan kelanjutan dari aktivasi rekening bulan Mei yang dilakukan secara bertahap. Pantauan di lapangan menunjukkan dana tersebut telah masuk ke Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan rekening SimPel (Simpanan Pelajar).

Sejumlah KPM melaporkan pencairan untuk jenjang SMP—seperti yang terpantau di kawasan Jakarta Selatan dan Warakas, Jakarta Utara—mencapai Rp750.000. Sementara untuk jenjang SD, dana yang ditransfer sebesar Rp450.000.

Bagi orang tua yang anaknya masuk dalam Surat Keputusan (SK) Pemberian maupun SK Nominasi, sangat disarankan untuk segera mengecek saldo secara berkala di bank penyalur masing-masing.

Baca Juga: 5 Bansos Segera Cair Juli 2026, Bantuan Reguler hingga Sembako

PKH dan BPNT Susulan Khusus KKS BNI Baru

Selain sektor pendidikan, akselerasi distribusi juga terlihat pada program PKH dan BPNT. Fokus pencairan di awal Juli ini menyasar pemilik KKS BNI baru yang didistribusikan sejak Maret 2026 lalu. Setelah data diperbarui secara sistem, dana langsung disalurkan secara bertahap.

Berdasarkan laporan penerima, nominal yang ditransfer bervariasi menyesuaikan komponen keluarga. Bahkan, ada KPM yang menerima akumulasi PKH dan BPNT hingga Rp2.100.000—yang terdiri dari alokasi BPNT Rp600.000 dan komponen dua balita sebesar Rp1.500.000.

Berikut adalah rincian laporan pencairan PKH susulan untuk pemegang KKS BNI Baru per awal Juli 2026:

PKH Dua Balita (Rp 1.500.000): Pencairan untuk KPM dengan komponen dua anak balita, masing-masing menerima Rp750.000. Laporan ini salah satunya terpantau dari KPM di wilayah Tegal, Jawa Tengah.

PKH Balita dan Anak SD (Rp 975.000): Saldo ini merupakan gabungan komponen satu anak balita (Rp750.000) dan satu anak SD (Rp225.000). Pencairan ini juga dialami oleh penerima di wilayah Jakarta Barat.

PKH Balita Tunggal (Rp 750.000): Pencairan untuk komponen satu anak balita yang masuk ke KKS BNI pada sore hari.

PKH Dua Anak SD (Rp 450.000): Komponen untuk dua anak sekolah dasar, di mana masing-masing anak mendapatkan Rp225.000.

Penting untuk dicatat oleh masyarakat, selama data KPM masih terdaftar secara valid di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan statusnya tidak dieksklusi, hak bantuan dipastikan tidak akan hangus.

Mengingat sistem transfer dari bank penyalur dilakukan secara bertahap (tidak serentak di seluruh wilayah), waktu masuknya saldo bisa berbeda-beda untuk tiap KPM. Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan rutin memantau mutasi di kartu KKS, KIP, maupun rekening SimPel masing-masing.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pkh #bansos susulan #bansos pkh bpnt #pip #bansos