JP Radar Kediri – Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) sepanjang bulan Juli 2026. Setidaknya ada lima program bansos yang siap dikucurkan untuk menopang kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai klaster esensial, mulai dari pemenuhan gizi pangan, dukungan pendidikan anak, hingga penjaminan akses kesehatan.
Namun, sebelum mengecek rekening atau menunggu undangan dari pos, pastikan satu syarat mutlak terpenuhi: nama Anda wajib terdaftar resmi di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: 5 Bansos Segera Cair Juli 2026, Bantuan Reguler hingga Sembako
Berikut adalah rincian lengkap lima daftar bansos yang dijadwalkan cair pada periode Juli 2026.
Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III
Memasuki bulan Juli, penyaluran PKH kini resmi menginjak Tahap III (alokasi Juli, Agustus, dan September 2026). Pencairan dana dipastikan berjalan bertahap sesuai wilayah yang ditetapkan Kementerian Sosial (Kemensos).
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, saldo sudah bisa dipantau secara berkala. Berikut estimasi jadwal pencairannya:
Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN): 10 – 31 Juli 2026.
PT Pos Indonesia: 15 Juli – 5 Agustus 2026 (pengambilan via kantor pos atau diantar langsung oleh petugas).
Rincian Nominal PKH per Kategori:
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Ibu hamil & anak usia dini: Rp750.000
Disabilitas berat & lansia: Rp600.000
Siswa SMA/SMK: Rp500.000
Siswa SMP: Rp375.000
Siswa SD: Rp225.000.
Baca Juga: Panduan Cek Bansos Tahap 3 2026, Sinkronisasi DTSEN, Nominal Bantuan, Cara Ceknya
Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 2
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot penyaluran dana PIP Termin 2 (periode Mei-September 2026) demi memangkas angka putus sekolah. Menariknya, tahun ini cakupan penerima diperluas hingga jenjang TK/PAUD.
Dana ini disalurkan langsung melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel). Pencairan jenjang SD/SMP dikelola oleh Bank BRI, jenjang SMA/SMK melalui Bank BNI, dan khusus wilayah Provinsi Aceh melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Besaran Bantuan Pendidikan PIP:
TK/PAUD dan SD/sederajat: Rp450.000 per tahun.
SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun.
SMA/SMK/sederajat: Rp1.800.000 per tahun.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Cair Lebih Cepat
Kabar baik bagi KPM yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 di DTSEN. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap III untuk rapel periode Juli-September 2026 siap disalurkan.
Kemensos telah melakukan penyesuaian cut-off data dari tanggal 20 menjadi tanggal 10 di awal triwulan, sehingga dana akan cair lebih cepat. Pemerintah menyuntikkan saldo uang elektronik sebesar Rp200.000 per bulan, sehingga total yang diterima KPM adalah Rp600.000.
Catatan Penting: Dana ini tidak dapat ditarik tunai. Saldo harus dibelanjakan untuk kebutuhan pokok (beras, telur, sayuran, buah) di e-Warong atau pedagang pangan yang telah bermitra dengan pemerintah.
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
Untuk menjaga stabilitas ogistic di dapur masyarakat, Program Bantuan Pangan juga terus digulirkan. Program ini menargetkan sekitar 33,2 juta KPM di seluruh pelosok Indonesia.
Masing-masing keluarga penerima manfaat berhak membawa pulang komoditas berupa 20 kilogram beras ditambah 4 liter minyak goreng MinyaKita.
PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Di sektor kesehatan, pemerintah tidak membiarkan masyarakat miskin kesulitan mengakses fasilitas medis. Melalui program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), iuran BPJS Kesehatan kelas 3 milik masyarakat ditanggung penuh oleh negara.
Nominal sebesar Rp42.000 per orang setiap bulannya langsung dibayarkan pemerintah ke pihak BPJS. Lewat skema ini, masyarakat hanya perlu fokus pada pemulihan kesehatan tanpa perlu pusing memikirkan tagihan iuran bulanan.
Editor : Shinta Nurma Ababil