Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BLT Rp600.000 Cair untuk 1.926 Warga Akhir Juni 2026 Ini, Cek Daerah Penyalurannya

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:02 WIB
Petugas Kantor Pos Kediri menyerahkan BLTS tahap 4 kepada ribuan warga, Selasa (30/12). Pemerintah memberi tenggat penyaluran hingga 31 Desember.
Petugas Kantor Pos Kediri menyerahkan BLTS tahap 4 kepada ribuan warga, Selasa (30/12). Pemerintah memberi tenggat penyaluran hingga 31 Desember.

JP Radar Kediri - Kabar gembira akhir bulan Juni 2026 dengan cairnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp600.000 oleh Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos).

Nominal tersebut merupakan akumulasi bantuan selama dua bulan dengan besaran Rp300 ribu per bulan yang diberikan sekaligus atau dirapel dalam satu kali pencairan.

Dinsos kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.

Baca Juga: BLT Kesra itu Bantuan Apa? Dana Rp900.000 Dikabarkan Cair Lagi

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.926 orang warga yang akan menerimanya. Kepala Dinsos Batang Willopo mengatakan, program BLT DBHCHT merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor pertembakauan. 

Bantuan tersebut diberikan sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan.

“Jumlah penerima BLT DBHCHT tahun ini sebanyak 1.926 orang. Bantuan ini memang dikhususkan bagi pelaku usaha pertembakauan, sehingga berbeda dengan bantuan sosial pada umumnya,” katanya usai memantau penyaluran bantuan di Pabrik Rokok MPS Tulis, Kabupaten Batang, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Cair Lagi? Intip Perbedaan BLT Kesra Rp900 Ribu dan Dana Desa Juni 2026

Melalui laman resmi pemkab Batang,  kepala Dinsos menerangkan bahwa penerima bantuan terdiri atas buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, serta petani tembakau yang memiliki luas lahan kurang dari satu hektare. 

Kelompok tersebut dinilai sebagai pihak yang secara langsung terdampak dan berkontribusi dalam industri hasil tembakau.

Sebanyak 1.100 buruh pabrik rokok telah menerima bantuan lebih awal, sementara sisanya disalurkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Penyaluran kepada buruh pabrik rokok sudah berjalan sejak kemarin dan hari ini masih terus dilaksanakan. Kami melakukan pemantauan langsung agar proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya.

Willopo juga menegaskan bahwa, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima, khususnya para pekerja dan petani yang menjadi bagian penting dalam rantai industri tembakau.

“Bantuan yang diterima sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan. Harapannya tentu dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat serta memberikan dukungan kepada para pekerja dan petani tembakau,” harapnya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#BLT Kesra #blt #blt dana desa #blt 900 ribu #bansos