Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sudah Terima Konsesi Tambang, PBNU Matangkan Tata Kelola: Pastikan Aset Tidak Lepas dari Nahdlatul Ulama

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 21 Juni 2026 | 16:58 WIB
Munas Konbes NU di Pondok Ploso Kediri siap digelar. (Wahyu Adji)
Munas Konbes NU di Pondok Ploso Kediri siap digelar. (Wahyu Adji)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan tata kelola konsesi tambang yang telah diberikan kepada organisasi tersebut.

Pengaturan prinsip-prinsip pengelolaan menjadi perhatian utama agar aset dan manfaat usaha tambang benar-benar dapat dikelola untuk kepentingan organisasi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf saat memaparkan capaian kepengurusan dalam Rapat Pleno II Munas dan Konbes NU di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Ploso, Kabupaten Jombang.

Menurut Yahya, pengelolaan konsesi tambang menjadi bagian dari upaya PBNU melakukan konsolidasi sumber daya pembiayaan organisasi.

Baca Juga: Sterilkan Area Jelang Pembukaan Munas Konbes NU, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Cek Persiapan Akhir

Selama ini PBNU berupaya mencari sumber pendapatan yang halal dan tidak mengikat agar tidak hanya bergantung pada donasi. Karena itu, berbagai inisiatif usaha terus dikembangkan untuk menopang kebutuhan organisasi ke depan.

“Alhamdulillah kita sekarang sudah dapat konsesi tambang, tapi harus kita atur ini gimana cara prinsip-prinsip pengelolaannya supaya kita pastikan tidak akan lepas dari tangan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Yahya menjelaskan, proses penyelesaian berbagai urusan administrasi terkait konsesi tambang tersebut saat ini terus berjalan.

 PBNU juga tengah menyiapkan sistem tata kelola yang jelas agar pengelolaan aset dapat berlangsung secara akuntabel dan memberikan manfaat bagi organisasi.

 Langkah itu dinilai penting agar kepemilikan maupun hasil usaha tidak berpindah ke pihak lain.

“Dan alhamdulillah sekarang ini sudah berjalan cukup baik penyelesaian urusan-urusan administrasi. Kemudian dalam waktu dekat insyaallah NU sudah bisa menikmati hasil dari tambang itu dengan prinsip-prinsip tata kelola yang jelas yang dipastikan aset-aset itu tidak akan lari dari NU,” tegasnya.

Yahya menambahkan, pengembangan sumber pembiayaan organisasi menjadi salah satu agenda yang dijalankan PBNU dalam periode kepengurusan saat ini.

Baca Juga: Munas-Konbes NU 2026 Resmi Dibuka, Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan dan Ketulusan Khidmah

Selain memperkuat tata kelola organisasi dan kaderisasi, PBNU juga berupaya membangun kemandirian ekonomi agar berbagai program pelayanan kepada umat dapat berjalan lebih optimal.

Dengan demikian, organisasi memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung berbagai kegiatan dan pengabdian kepada masyarakat. 

Untuk diketahui, pengaturan tata kelola tambang dibahas dalam Munas-Konbes NU di Ploso. Pembahasan itu dilakukan secara tertutup.

Editor : Andhika Attar Anindita
#konbes #pbnu #tambang #ploso #munas