Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sterilkan Area Jelang Pembukaan Munas Konbes NU, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Cek Persiapan Akhir

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 21 Juni 2026 | 01:06 WIB
Munas Konbes NU di Ponpes Ploso Kediri resmi dibuka. (WAHYU ADJI)
Munas Konbes NU di Ponpes Ploso Kediri resmi dibuka. (WAHYU ADJI)

KEDIRI, JP Radar Kediri–Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, tadi malam berlangsung dalam pengamanan ketat.

Sejak kemarin siang (20/6), ring satu dan ring dua yang merupakan lokasi inti pelaksanaan munas dan konbes sudah disterilkan.

Ketua Panitia Lokal Munas-Konbes NU M. Baha Uddin mengatakan, panitia menerapkan pengamanan berlapis untuk memastikan acara berjalan lancar.

“Untuk yang steril ring satu dan ring dua. Tapi kalau sudah masuk ring tiga dan ring empat seperti di jalan raya dan lingkungan sekitar pondok tidak harus steril,” ujarnya.

Area yang disterilkan meliputi area pondok pesantren, ruang pleno, dan lokasi utama penyelenggaraan munas serta konbes.

Baca Juga: Munas-Konbes NU 2026 Resmi Dibuka, Gus Yahya Ajak Warga NU Jaga Persatuan dan Ketulusan Khidmah

Untuk bisa masuk ke ruangan tersebut, tamu undangan maupun pihak yang berkepentingan harus menunjukkan undangan atau kartu identitas resmi dari panitia.

Adapun  warga Nahdliyin yang ingin ikut menyambut dan memeriahkan acara bisa berkunjung ke area bazar di sepanjang jalan depan pondok pesantren.

“Kalau ingin ikut mangayubagya tetap bisa di ring tiga dan ring empat. Di depan pondok itu ada jalan raya yang juga digunakan untuk aktivitas masyarakat. Di sana ada bazar dan kegiatan lainnya,” lanjut pria yang akrab disapa Gus Baha itu.

Baha mnegaskan, panitia sengaja tidak membuat munas dan konbes menjadi kegiatan yang eksklusif.

Sebab, selain menjadi forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah muktamar, kegiatan tersebut juga merupakan momentum kebersamaan bagi warga NU dari berbagai daerah.

Meski demikian, aspek keamanan tetap jadi perhatian utama. Apalagi, sejumlah pejabat negara dijadwalkan menghadiri pembukaan munas-konbes.

Karena itu, sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari penerapan protokol pengamanan tamu negara dan tamu VIP yang hadir.

Sejauh ini, beberapa pejabat dijadwalkan hadir. Mulai Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Agama Nazaruddin Umar, hingga Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Afifah Fauzi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga dijadwalkan mengikuti pembukaan munas-konbes. Hanya saja, hingga kemarin sore masih belum ada konfirmasi pejabat mana saja yang dipastikan hadir.

Untuk memastikan acara berjalan lancar, Gus Baha menyebut pihaknya juga melibatkan banyak petugas kesehatan.

Baca Juga: Gus Kautsar: Masyayikh Minta Mekanisme Ahwa Tak Diubah saat Munas Konbes, Jaga Ikatan Historis NU dengan Pesantren

“Koordinasi dengan bidang kesehatan sudah tuntas. LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama) PBNU, LKNU Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Dinas Kesehatan Jawa Timur sudah berkoordinasi dan siap mendukung kegiatan,” tegasnya.

Gus Baha menyebut, substansi utama Munas-Konbes NU bukan pada acara seremonial pembukaan yang berlangsung tadi malam (20/6).

Melainkan menjaga persatuan warga NU dan memperkuat peran organisasi dalam kehidupan keagamaan maupun kebangsaan.

“Tujuan utamanya adalah menjaga ittihad wal wahdah. Menjaga kekompakan Nahdlatul Ulama dan mempertahankan eksistensi perjuangan NU yang positif dan baik bagi umat maupun bangsa,” tandasnhya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga mengecek kesiapan munas di Pondok Pesantren Al Falah Ploso kemarin siang. Dia menilai sarana dan prasarana yang disiapkan panitia sudah cukup memadai. 

“Secara umum lokasi penyelenggaraan relatif siap. Saya kira agenda-agenda Konferensi Besar dan Musyawarah Nasional Alim Ulama bisa dilaksanakan dengan baik di venue ini. Secara fisik saya kira sudah memadai,” ungkapnya.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Gus Yahya itu mengaku masih menemukan beberapa hal yang harus disempurnakan. Terutama terkait pengelolaan arus kedatangan peserta dan tamu undangan. 

“(Usulan perbaikan) sudah saya bicarakan dengan teman-teman panitia dan mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Tak sekadar mengecek kesiapan, kemarin Gus Yahya dan jajaran PBNU juga bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso.

Dia berharap Munas-Konbes NU 2026 dapat berlangsung lancar. Serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas.

Baca Juga: Tambang Masuk Bahasan Munas-Konbes NU di Ponpes Ploso Kediri, Soroti Tata Kelola hingga Kemanfaatan untuk Masyarakat

Gus Yahya menyebut, munas-konbes kali ini memiliki posisi strategis karena menjadi forum persiapan menuju Muktamar NU.

Sejumlah agenda penting akan diputuskan dalam forum tersebut. Mulai pembahasan materi muktamar hingga penentuan waktu dan lokasi pelaksanaan muktamar mendatang.

“Karena ini memang munas-konbes untuk menuju muktamar. Jadi ada hal-hal yang secara khusus ditempatkan di forum ini sebagai persiapan menuju muktamar. Misalnya soal materi muktamar yang akan disahkan di munas-konbes, kemudian waktu dan tempat muktamar juga akan diputuskan di sini,” jelasnya.

Terkait wacana Pondok Pesantren Lirboyo sebagai lokasi Muktamar NU mendatang, Gus Yahya menuturkan, usulan tersebut berasal dari Pengasuh Ponpes Ploso Kiai Nurul Huda Jazuli.

Menurutnya, sekitar dua bulan lalu Kiai Huda menyampaikan agar muktamar digelar di pesantren yang memiliki akar sejarah kuat dan peran spiritual besar dalam perjalanan NU.

“Beliau (Kiai Huda) menyampaikan bahwa tempat yang paling tepat adalah Lirboyo. Usulan itu sudah saya sampaikan ke publik, tetapi nanti kita lihat bagaimana pembahasannya dalam forum,” bebernya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri di lokasi, kemeriahan mulai terlihat di area Ponpes Ploso, Mojo kemarin siang. Sejumlah tenda untuk persiapan acara sudah terpasang di sana. Demikian pula deretan kursi yang tertata rapi.

Di beberapa sudut, panitia juga memasang penerangan dan monitor acara. Petugas keamanan juga melakukan sterilisasi acara di area ring satu dan ring dua. Area bazar di depan Ponpes Ploso juga diisi aneka produk UMKM Kediri. (sad/ut)

Editor : Andhika Attar Anindita
#konbes #Ploso Kediri #nu #yahya cholil staquf #munas