MAKKAH, JP Radar Kediri – Jemaah haji asal Kabupaten Kediri telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji. Kini Jemaah mengisi waktu dengan berbagai kegiatan ibadah sunah sebelum kembali ke tanah air. Aktivitas jemaah cukup beragam.
Mulai melaksanakan umrah sunah, ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah, hingga beribadah dan beristirahat di hotel masing-masing. Bahkan ada yang umrah sampai delapan kali.
Petugas dan Pengawas Haji Kemenhaj Kabupaten Kediri Faik Amdadiyah mengatakan, saat ini tidak ada agenda wajib yang harus diikuti seluruh jemaah.
Karena itu, mereka diberi keleluasaan untuk mengatur kegiatan masing-masing. Sesuai dengan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik.
“Untuk hari ini kegiatannya beragam. Ada yang ke Thaif, ada yang umrah, dan ada yang kegiatan di hotel,” ujar Faik.
Meski demikian, petugas haji terus mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri. Kondisi cuaca di Makkah yang masih berkisar 40 derajat celsius lebih pada siang hari membuat risiko kelelahan dan dehidrasi cukup tinggi. Terutama bagi jemaah lanjut usia.
Karena itu, faktor kesehatan menjadi perhatian utama petugas. Jemaah diimbau untuk mengenali kemampuan fisik masing-masing sebelum memutuskan mengikuti berbagai kegiatan tambahan di luar agenda utama.
“Boleh ke mana saja dan mengikuti kegiatan apa saja, asalkan tahu kondisi diri dan sayang pada diri sendiri. Yang paling penting tetap menjaga kesehatan,” tegas Faik.
Selain memperbanyak ibadah, sebagian jemaah juga memanfaatkan waktu untuk berziarah ke sejumlah lokasi bersejarah Islam di sekitar Makkah. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperdalam pemahaman sejarah perjuangan Rasulullah SAW. Sekaligus menambah pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci.
Editor : Andhika Attar Anindita