Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Munas-Konbes NU di Ploso Tak Akan Dibuat Eksklusif, Ketum Pagar Nusa Pusat Nabil: Warga Nahdliyin Tetap Bisa Ikut Mengayubagyo

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 20 Juni 2026 | 02:04 WIB
Suasana di Ponpes Ploso, Pojo, jelang Munas-Konbes NU.
Suasana di Ponpes Ploso, Pojo, jelang Munas-Konbes NU.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Al Falah Ploso memastikan pelaksanaan kegiatan tidak akan dibuat eksklusif.

Meski pengamanan diperketat, warga Nahdliyin tetap diharapkan dapat ikut merasakan kemeriahan agenda organisasi terbesar di lingkungan NU tersebut.

Wakil Koordinator Keamanan Munas dan Konbes NU M Nabil Haroen mengatakan, panitia sengaja tidak menerapkan sterilisasi secara berlebihan di sekitar lokasi kegiatan.

Sebab, Munas-Konbes bukan hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum kebersamaan warga NU.

Menurut dia, masyarakat tetap bisa ikut mengayubagyo dan menyambut pelaksanaan Munas-Konbes sebagaimana kegiatan-kegiatan besar NU sebelumnya.

Namun demikian, seluruh pihak diminta tetap mematuhi ketentuan keamanan yang telah disiapkan panitia.

"Kita ingin Munas ini tidak menjadi acara yang eksklusif. Kita ingin Munas ini juga menjadi kegembiraan bagi Nahdliyin. Semua warga NU bisa menikmati acara ini, bisa ikut mengayubagyo dan bergembira, tetapi tetap tidak mengabaikan prinsip-prinsip keamanan," ujar laki-laki yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa itu.

Baca Juga: Jelang Munas dan Konbes, Sejumlah Nama Mulai Muncul di Bursa Ketum PBNU: Nasaruddin Umar Salah Satunya

Meski membuka ruang partisipasi warga, panitia tetap menyiapkan sistem pengamanan berlapis. Sedikitnya 400 personel internal dari berbagai badan otonom NU diterjunkan selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan juga diperkuat melalui empat ring keamanan dan 16 pos penjagaan yang tersebar di sejumlah titik.

Selain itu, peserta, peninjau, maupun tamu undangan yang memasuki area utama kegiatan diwajibkan menggunakan kartu identitas khusus yang dilengkapi barcode.

Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan keamanan tanpa mengurangi semangat keterbukaan yang menjadi ciri khas kegiatan-kegiatan NU.

Panitia berharap kombinasi antara pengamanan yang ketat dan keterlibatan warga nahdliyin dapat membuat pelaksanaan Munas-Konbes berjalan lancar sekaligus menjadi perhelatan yang membawa kegembiraan bagi masyarakat.

Editor : Andhika Attar Anindita
#munas nu #kabupaten kediri #mojo #ploso