Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

PLN Buka Suara Terkait Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, Ini Alasannya

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:09 WIB
Logo PLN
Logo PLN

JP Radar Kediri - PT PLN (Persero) buka suara soal pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di tanah air utamanya Jawa.

Pihaknya memastikan sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik guna menjaga keandalan listrik bagi seluruh masyarakat.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Mengapa Ada Pemadaman Listrik? Ternyata Ada Kaitannya dengan Batu Bara PLN

"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ujar Greg dalam pernyataan resmi dikutip dari JawaPos.com, Jumat (19/6).

Greg mengatakan, PLN terus berkerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain.

Baca Juga: Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir Akhir-akhir Ini, Akui Ada Kendala Pasokan Batu Bara

 Ia juga memastikan, perusahaan akan terus melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan.

"Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," ujarnya.

Untuk itu, Greg menegaskan bahwa seluruh insan PLN meminta maaf kepada masyarakat atas berkurangnya pasokan listrik yang membuat sejumlah wilayah di pulau Jawa mengalami pemadaman listrik bergilir

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," ucapnya.

Baca Juga: Heboh Tagihan Listrik Naik  50 Persen, Faktanya Diungkap PLN 

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan penyebab pemadaman listrik belakangan ini.

Ia mengakui adanya kendala dalam penyediaan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional yang salah satunya disebabkan penurunan kualitas kalori batu bara serta beban biaya produksi yang semakin tinggi bagi para pengusaha tambang.

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat kekurangan pasokan sekitar 18 hingga 20 juta ton dari total kebutuhan PT PLN (Persero) yang mencapai 154 juta ton pada tahun 2026. 

Pemerintah kini harus memutar otak mencari jalan keluar, terutama karena batu bara berkalori menengah (5.200 kcal) makin langka di alam.

"Hingga rapat bulan Juni lalu, memang ada kendala ketersediaan batu bara kalori medium 5.200. Kita sama-sama tahu, kalori batu bara kita makin hari makin rendah. Solusi untuk ini yang sedang kita cari," beber Bahlil saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pemadaman #pln #listrik #listrik mati #mati lampu