JP Radar Kediri – Angin segar kembali berembus bagi masyarakat yang bercita-cita mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Kabar mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 mulai ramai diperbincangkan.
Pemerintah diprediksi akan kembali menggelar rekrutmen besar-besaran untuk menambal kekurangan tenaga kerja akibat pensiun, sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis.
Meski rincian resmi terkait kuota dan jadwal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih berproses, sejumlah prediksi formasi prioritas sudah mulai mengemuka.
Diperkirakan, kebutuhan ASN pada 2026 nanti akan menyentuh angka 300 ribu hingga 400 ribu formasi.
Baca Juga: CPNS 2026! Daftar Formasi Hingga Peluang Fresh Graduate yang Bakal Jadi Prioritas
Berdasarkan data yang dihimpun, pemerintah akan menitikberatkan rekrutmen pada talenta-talenta di sektor digital, teknis strategis, hingga pelayanan dasar.
Bocoran lima posisi yang berpotensi menjadi prioritas utama pada seleksi CPNS 2026
1. Tenaga Digital dan Teknologi Informasi (IT)
Seiring percepatan transformasi digital pemerintahan, posisi programmer, analis sistem, hingga ahli keamanan siber akan menjadi incaran utama untuk memperkuat layanan publik berbasis elektronik.
2. Jabatan Teknis Strategis
Diperuntukkan bagi lulusan D3 hingga S1, formasi ini membutuhkan keahlian khusus yang siap diterjunkan langsung di sektor pemerintahan maupun pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Kapan CPNS 2026 Dibuka? BKN Buka Suara, Intip Prediksi Jadwal dan Formasinya
3. Tenaga Pendidikan dan Kesehatan
Guru, dosen, dokter, hingga perawat tetap menjadi tulang punggung formasi di daerah guna menutupi kekurangan akibat banyaknya ASN yang purnatugas.
Analis Kebijakan dan Perencana: Dibutuhkan untuk menyokong perumusan program kerja dan evaluasi kebijakan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
4. Auditor dan Pengawas Internal
Posisi vital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN/APBD).
Peluang Emas Lulusan SMA
Tidak hanya untuk sarjana, seleksi CPNS 2026 juga memberikan ruang lebar bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Menariknya, dua instansi besar yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah memberikan sinyal kuat terkait pembukaan formasi.
Kabar baik datang dari Kemenkeu. Kementerian yang mengurus keuangan negara ini berencana memfokuskan rekrutmen pada dua jalur utama, yakni lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dan lulusan SMA reguler. Alokasi yang disiapkan adalah 279 kursi untuk lulusan STAN dan 300 kursi khusus untuk lulusan SMA.
Nantinya, lulusan SMA ini akan diproyeksikan untuk mengisi formasi tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
"Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya," ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Isa Rachmatarwata (Purbaya) seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.
Baca Juga: CPNS 2026, Cek Ambang Batas (Passing Grade) dan Strategi Lolos Tes
BRIN Buru Periset Tangguh, Lulusan S1 Dominasi Formasi Daerah
Di sektor riset dan teknologi, BRIN juga membuka peluang untuk formasi periset di berbagai bidang prioritas masa depan. Formasi ini mencakup spesialisasi di bidang pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomik (genomics), hingga teknologi keberlanjutan.
Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa lembaganya membutuhkan strategi talent spotting untuk menjaring peneliti-peneliti tangguh demi memperkuat ekosistem riset nasional.
Sementara itu, untuk lulusan Strata 1 (S1), meski jadwal pendaftaran di portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) belum resmi diumumkan, peta persebaran formasi sudah bisa diprediksi.
Untuk instansi pemerintah pusat, formasi diperkirakan masih akan didominasi oleh kementerian yang membidangi infrastruktur, keuangan, dan hukum. Sedangkan untuk instansi pemerintah daerah, formasi CPNS 2026 kemungkinan besar akan bertumpu pada tiga pilar utama:
Sektor Pendidikan: Tenaga guru, dosen, dan tenaga kependidikan.
Sektor Kesehatan: Dokter, perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya.
Sektor Teknis: Pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.
Bagi calon pelamar, momentum ini menjadi pengingat untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Mulai dari menyiapkan kelengkapan dokumen administrasi, mempelajari tahapan pendaftaran di SSCASN (mulai dari pembuatan akun hingga pengunggahan berkas), hingga mengasah kemampuan untuk menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Editor : Shinta Nurma Ababil