Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sosok Mahasiswa Unair Berinisial YPI yang Diduga Korupsi Iuran Anggota KIP-K Rp 97 Juta

Shinta Nurma Ababil • Senin, 15 Juni 2026 | 14:32 WIB
Mahasiswa Unair korupsi KIP-K (Foto: Istimewa/Instagram @unairjournal)
Mahasiswa Unair korupsi KIP-K (Foto: Istimewa/Instagram @unairjournal)

JP Radar Kediri – Dugaan kasus korupsi oleh mahasiswa Unair membuat heboh publik di media sosial. Mahasiswi berinisial YPI diduga melakukan korupsi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) sebesar Rp 97 juta.

Kasus itu mencuat usai diunggah akun Instagram @unairjournal di media sosial pada Senin (15/6/2026).

Skandal yang mencoreng nama baik organisasi beasiswa ini tentu membutuhkan atensi penuh dari pihak perguruan tinggi. 

Kendati demikian, hingga berita ini ditulis, pihak rektorat maupun humas Unair belum memberikan respons, klarifikasi, atau pernyataan resmi terkait langkah investigasi maupun sanksi terhadap terduga pelaku.

Baca Juga: Kronologi Mahasiswa Unair Diduga Korupsi Dana Anggota KIP-K Rp 97 Juta

Siapa sosok berinisial YPI itu?

YIP merupakan mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perkantoran Digital, Fakultas Vokasi, angkatan 2023. Di tingkat kampus, ia dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Menteri Keuangan Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO) periode 2025/2026.

"Tindakan Yuni llma Permatasari, Menteri Keuangan Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO) atau organisasi mahasiswa penerima KIP-K periode 2025/2026, yang menggelapkan dana hingga Rp97 juta adalah sebuah pengkhianatan yang sangat bejat," tulis keterangan tegas dalam unggahan akun @unairjournal, Senin (15/6).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dana fantastis tersebut berasal dari hasil sumbangan sukarela para mahasiswa penerima KIP-K. Penarikan iuran ini dikabarkan ditarik rutin setiap akhir semester.

Modus operandi yang diduga dilakukan YIP cukup rapi. Penarikan iuran tersebut diselipkan bersamaan dengan momen pengisian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) akademik di penghujung semester.

Baca Juga: Heboh Diduga Bocoran Surat Manajer Kopdes Merah Putih, Aturannya Bikin Melongo, Mundur Kena Denda Rp100 Juta!

Sejatinya, dana hasil patungan mahasiswa tersebut dikumpulkan untuk membiayai operasional organisasi AUBMO dan menunjang kesejahteraan mahasiswa penerima bantuan itu sendiri. Namun, alih-alih dikelola secara transparan, uang tersebut disinyalir masuk ke kantong pribadi YIP.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti berapa total jumlah mahasiswa yang menjadi korban penarikan iuran ini.

“Jadi untuk korban belum tahu jumlahnya berapa. Tapi diduga kuat sumber korupsinya itu dari uang iuran sukarela dari seluruh mahasiswa KIP-K Unair 4 angkatan aktif. Ini iurannya ndak ada minimalnya dan mahasiswa bisa saja ndak memberikan iuran,” jelas admin akun @unairjournal saat dikonfirmasi.

Kecurigaan bahwa uang Rp 97 juta tersebut adalah murni uang iuran mahasiswa semakin menguat jika melihat alokasi dana resmi dari pihak rektorat. Admin akun tersebut menganalisis bahwa tidak mungkin dana sebesar itu berasal dari anggaran kampus.

“Kenapa kok ke situ dugaan sumber korupsinya, karena organisasi ini pasti Cuma dapat RKAT (Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan) atau anggaran dari kampus nggak sebesar itu. Paling Cuma under Rp 10 juta untuk kegiatan selama setahun. Lha ini yang dikorupsi nominalnya hampir Rp 100 juta. Pasti dari iuran itu,” imbuhnya membeberkan analisa.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#mahasiswa #viral #KIPK #unair #korupsi