Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tanggapan Presiden Prabowo atas Penangkapan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 4 Juni 2026 | 06:46 WIB
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo

JP Radar Kediri - Presiden Prabowo dalam pidatonya di acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026 turut menyinggung soal penggantian kepala BGN.

Prabowo mengatakan bahwa langkahnya tersebut bukanlah yang mudah baginya. 

Namun, Prabowo mengaku diteguhkan oleh ucapan ayahandanya, Profesor Sumitro Djojohadikusumo, yang mengingatkannya agar tetap ingat dan berpihak pada rakyat, terutama jika dihadapkan pada situasi membingungkan atau ragu-ragu.

Baca Juga: Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG! Ini Bagian yang Diperankannya

"Saya sebetulnya, hari ini, saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara," katanya.

Meski demikian ia tidak mau banyak komentar. Itu lantaran masih dalam proses penyelidikan hukum.

"Saya tidak mau banyak komentar. Karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, seolah saya memengaruhi," ucap Prabowo.

Baca Juga: Harta Kekayaan Dadan Hindayana, Mantan Kepala BGN yang Ditangkap Kejagung Terkait Korupsi MBG Ini Punya  Milyaran

Prabowo mengaku sudah beberapa saat mendapat laporan indikasi penyelewengan.

"Jadi memang, sudah beberapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan," katanya.

Saat mendapat laporan tersebut, Prabowo pun lalu memanggil Kepala BPKP, Kepala PPATK, dan pejabat lainnya.

"Saya tanya, tolong saya mendapat laporan tentang BGN. BGN ini suatu program yang sangat-sangat penting bagi negara. Menyangkut rakyat yang sangat perlu bantuan berpihak," bebernya.

"Semua negara yang maju, yang saya lihat, menggunakan makan untuk anak-anak sekolah untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki fisik dan kecerdasan penerus. Program ini sangat penting. Dan kalau berhasil akan menimbulkan kemajuan sangat besar bagi negara kita," kata Prabowo.

Seperti diketahui, belum 24 jam usai dicopot Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala BGN, Dadan Hindayana resmi di tahan Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026).

Eks kepala BGN itu menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli titik pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Ini Asalan Dibaliknya

Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakil kepala, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang menjadi kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN.

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Mbg #Kepala BGN Dadan Hindayana #korupsi #BGN #Presiden Prabowo Subianto