Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harga BBM Pertamina Juni 2026 Bakal Naik? Ini Prediksi Harganya

Shinta Nurma Ababil • Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB
Harga bbm
Harga bbm

JP Radar Kediri - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi diprediksi mengalami kenaikan pada 1 Juni 2026.

Hal ini seiring harga minyak mentah dunia yang masih bergerak naik, di tengah nilai tukar rupiah yang juga tertekan cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

Pemerintah menentukan harga BBM berdasarkan dua variabel akan dipakai yakni rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah mengingat besarnya impor.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina per Hari Ini, Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik Lagi!

Berdasarkan keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak menjelaskan formula harga menggunakan rata-rata harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) dengan satuan USD/barel periode tanggal 25 pada 2 bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24, 1 bulan sebelumnya untuk penetapan bulan berjalan.

Rata-rata harga minyak Brent pada dua bulan terakhir, yakni April-Mei, adalah US$103,09 per barel. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,07% dibandingkan rata-rata dua bulan sebelumnya, yakni Maret-April, yang sebesar US$101 per barel.

Sementara itu, rata-rata harga minyak WTI pada dua bulan terakhir juga masih memperlihatkan kenaikan yang lebih besar, yakni 4,02%. Rata-rata WTI naik dari US$94,45 per barel menjadi US$98,24 per barel.

Kenaikan harga rata-rata minyak dalam dua bulan terakhir ini tentunya akan berdampak pada kenaikan biaya impor minyak dalam negeri.

Baca Juga: Update Harga BBM saat Hari Raya Idul Adha, Muncul Isu Pembatasan Pembelian BBM Pertalite, Ini Faktanya

Oleh karena itu, di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang masih terjadi dan harga minyak dunia yang masih mengalami kenaikan, harga BBM non-subsidi berpotensi mengalami kenaikan per 1 Juni 2026.

Meski demikian, peluang harga BBM non-subsidi ditahan juga masih terbuka lebar. Hal ini lantaran pemerintah tidak hanya mempertimbangkan aspek keekonomian, tetapi juga aspek sosial dan politik guna menjaga stabilitas di dalam negeri.

Pemerintah juga perlu mempertimbangkan daya beli masyarakat, terutama di tengah tekanan harga kebutuhan pokok dan pelemahan rupiah yang berpotensi mendorong kenaikan biaya impor barang lainnya.

Sebagai catatan, pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi di awal Mei ini atau sama seperti bulan sebelumnya. Per 1 Mei 2026, harga BBM di SPBU Pertamina ditetapkan tetap sama seperti April, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.

Namun, penyesuaian terjadi pada 4 Mei 2026, ketika Pertamina menaikkan harga BBM jenis RON 98 atau Pertamax Turbo dan juga BBM diesel non-subsidi.

Sebagai contoh, harga BBM Pertamax Turbo RON 98 di DKI Jakarta ditetapkan menjadi Rp19.900 per liter atau naik dari sebelumnya Rp19.400 per liter.

Sementara itu, Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp26.000 per liter dari sebelumnya Rp23.600 per liter. Adapun Pertamina Dex juga naik menjadi Rp27.900 per liter dari sebelumnya Rp23.900 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax RON 92, Pertamina masih menahannya di level Rp12.300 per liter.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#harga bbm terbaru #harga bbm pertamina #harga pertamax #harga bbm #harga pertalite