JP Radar Kediri - Bantuan sosial (bansos) segera masuk rekening para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Saldo Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua senilai Rp600.000 dilaporkan mulai masuk ke rekening bansos sejak 22 Mei 2026.
Diketahui, beberapa KPM sudah berhasil mencairkan saldo BPNT tersebut melalui mesin ATM, agen bank, maupun aplikasi BRImo.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Cair, Simak Rincian Wilayah dan Status Tiap Bank
Sebelumnya, penyaluran lebih dulu dilakukan oleh Bank BSI, disusul Bank Mandiri dan Bank BNI.
Meski kabar pencairan menggembirakan, proses penyaluran masih dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua KPM menerima saldo pada waktu yang bersamaan.
Saat ini statusnya di sistem SIKS-NG telah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar) dengan nominal bantuan yang sudah tertera.
Sejumlah KPM dari berbagai wilayah telah membagikan bukti pencairan saldo BPNT Rp600.000 melalui Bank BRI, di antaranya:
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu PKH BPNT Tahap 2 Cair Lewat KKS BNI dan Mandiri, Ini Daftar Wilayahnya
Kalimantan Tengah, dengan bukti tangkapan layar aplikasi BRImo yang menunjukkan saldo Rp600.000 sudah masuk.
Ciawi, dengan laporan saldo masuk yang dicek pada pagi hari tanggal 23 Mei 2026 pukul 07.30 WIB.
Sumatera Barat, dengan laporan saldo Rp600.000 masuk pada dini hari, melengkapi pencairan Rp500.000 pada minggu sebelumnya.
Madura, Jawa Timur, dengan konfirmasi saldo Rp600.000 masuk sejak Jumat malam pukul 20.15 WIB.
Pencairan BPNT tahap kedua ini dipastikan masih akan terus berlangsung hingga akhir Juni 2026 sebagai batas maksimal periode salur. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya pencairan susulan pada awal Juli 2026.
KPM pemegang KKS Bank BRI disarankan untuk memantau saldo secara berkala melalui mesin ATM terdekat, agen BRILink, atau aplikasi BRImo.
Daftar Wilayah Pencairan Bansos Lewat Bank BNI
Percepatan distribusi paling signifikan terpantau melalui Bank BNI. Memasuki pertengahan Mei 2026, saldo bantuan mulai meluas masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di wilayah-wilayah berikut:
Jawa Barat & Banten: Kabupaten Cirebon, Indramayu, Bekasi, Bandung, Sukabumi, Karawang, Bandung Barat, Kuningan, dan Kota Tangerang.
Jawa Tengah & DIY: Kabupaten Pemalang, Magelang, Bantul, Klaten, Wonosobo, Sragen, Wonogiri, Tegal, dan Rembang.
Jawa Timur: Kabupaten Malang, Probolinggo, Tuban, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Pasuruan, Ngawi, Pamekasan, Gresik, Bondowoso, Jombang, Ponorogo, Banyuwangi, Mojokerto, Blitar, Sidoarjo, dan Lumajang.
Daftar Wilayah Pencairan Bansos Lewat Bank Mandiri
Bank Mandiri juga mempercepat top-up saldo bansos susulan guna menjangkau KPM yang belum ter-cover pada gelombang awal, meliputi area:
Jawa Barat & Banten: Kabupaten Bogor, Garut, Ciamis, Pandeglang, dan Serang.
Jawa Tengah & DIY: Kabupaten Brebes, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Gunungkidul, Jepara, Sleman, dan Kendal.
Jawa Timur: Kabupaten Jember dan Sumenep.
Sumatera: Kabupaten Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, OKU, Simalungun, Serdang Bedagai, Musi Rawas, Pesawaran, Way Kanan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Batubara, Kepulauan Meranti, dan Pesisir Selatan.
Sulawesi & Kalimantan: Kabupaten Bone, Luwu, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Kabupaten Landak.
Baca Juga: Daftar Bansos Cair per 18 Mei 2026: Cek PKH Tahap 2, BPNT, BLT Desa, dan PIP Lewat HP
Alasan Saldo KKS Bank BRI Masih Kosong
Bagi KPM pemegang KKS Bank BRI yang mengeluhkan saldo belum bertambah, hal ini disebabkan oleh faktor teknis antrean sistem. Berdasarkan pantauan aplikasi SIKS-NG milik pendamping sosial, status pencairan Bank BRI sebenarnya sebagian besar sudah menunjukkan SI (Standing Instruction).
"Di sistem aplikasi SIKS-NG milik pendamping sosial, status untuk Bank BRI sebagian besar sudah SI (Standing Instruction)," ujar narator kanal YouTube Info Bansos, Rabu (20/5/2026).
Status SI mengonfirmasi bahwa Kemensos telah menerbitkan instruksi pemindahbukuan dana ke pihak bank. Namun, mengingat jumlah penerima bansos melalui Bank BRI merupakan yang terbesar di Indonesia, proses transfer dilakukan dalam beberapa gelombang termin antrean internal perbankan.
Editor : Shinta Nurma Ababil