JP Radar Kediri – Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode triwulan kedua tahun 2026 kini resmi memasuki fase akhir.
Berdasarkan data pemantauan dari sistem pendamping sosial, lebih dari 70 persen dana Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) senilai Rp600.000 serta Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 untuk alokasi April–Juni 2026 telah sukses didistribusikan ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Saat ini, sekitar 20 persen KPM yang sempat tertunda kini mulai menerima giliran pencairan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Gelombang pencairan masif ini diperkuat oleh maraknya unggahan bukti struk penarikan saldo di berbagai grup media sosial pada Selasa, 19 Mei 2026.
Baca Juga: Bansos Rp600 Ribu PKH BPNT Tahap 2 Cair Lewat KKS BNI dan Mandiri, Ini Daftar Wilayahnya
Daftar Wilayah Pencairan Bansos Lewat Bank BNI dan Mandiri
Berdasarkan pantauan langsung terhadap bukti transaksi yang dibagikan oleh para penerima manfaat, berikut adalah rincian wilayah yang mencatat pergerakan dana masif per pertengahan Mei 2026:
1. Bank BNI (Pencairan Susulan)
Dana bantuan terpantau sudah mendarat di kartu KKS Merah Putih milik KPM di puluhan daerah berikut:
Jawa Timur: Malang, Probolinggo, Tuban, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Pasuruan, Ngawi, Pamekasan, Gresik, Bondowoso, Jombang, Ponorogo, Banyuwangi, Mojokerto, Blitar, Sidoarjo, Lumajang.
Jawa Barat & Banten: Kabupaten Cirebon, Indramayu, Bekasi, Bandung, Sukabumi, Karawang, Bandung Barat, Kuningan, Kota Tangerang.
Jawa Tengah & DIY: Pemalang, Magelang, Bantul, Klaten, Wonosobo, Sragen, Wonogiri, Tegal.
2. Bank Mandiri (Tren Positif Luar Jawa)
Aliran transfer Bank Mandiri menunjukkan progres signifikan, terutama bagi wilayah Sumatera dan Sulawesi yang sempat tertunda di gelombang awal:
Sumatera: Lampung Timur, Lampung Utara, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Timur, Simalungun, Serdang Bedagai, Musi Rawas, Pesawaran, Way Kanan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Batubara, Kepulauan Meranti, Pesisir Selatan.
Sulawesi & Kalimantan: Bone, Kabupaten Luwu, Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Landak.
Jawa & DIY: Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Banyumas, Sumenep, Cilacap, Kebumen, Gunungkidul, Ciamis, Pandeglang, Jepara, Sleman, Kendal, Serang.
Baca Juga: Pencairan Bansos PKH BPNT 2026 Tembus 70 Persen, Cek Daftar Daerah dan Penyebab Saldo Belum Cair
Update KPM Bank BRI: Status Sudah 'SI', Jangan Panik
Bagi KPM pemegang kartu KKS dari Bank BRI yang hingga kini belum melihat saldo masuk, diimbau untuk tidak panik. Meski bukti struk penarikan di media sosial belum sebanyak bank lain, data dari sistem aplikasi pendamping sosial menunjukkan perkembangan positif.
Status untuk Bank BRI sebagian besar telah berubah menjadi SI (Standing Instruction).
"Keterangan SI ini merupakan tanda mutlak bahwa Kementerian Sosial sudah menerbitkan perintah pemindahbukuan dana dari rekening negara ke bank penyalur," ulas narator kanal YouTube Info Bansos.
Keterlambatan masuknya saldo ke kartu KKS BRI murni disebabkan oleh masalah teknis antrean sistem internal pihak bank. Mengingat Bank BRI mengelola jumlah nasabah KPM terbesar di Indonesia, proses transfer dilakukan secara bertahap. Namun, dana dipastikan aman dan akan masuk ke rekening dalam beberapa hari ke depan.
Cara Cek Bansos Kemensos Online via HP Menggunakan KTP
Mengingat daftar penerima manfaat terus diperbarui secara berkala mengikuti Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat diimbau untuk melakukan pengecekan status kepesertaan secara mandiri.
Layanan cek bansos kemensos go id mempermudah KPM untuk memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan PKH, BPNT, bantuan beras, hingga PBI-JKN. Berikut langkah-langkahnya:
Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau unduh Aplikasi Cek Bansos di Google Play Store.
Masukkan data wilayah tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa.
Masukkan nama lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) jika diminta sistem.
Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
Klik tombol "Cari Data".
Sistem akan menampilkan status aktif, periode bantuan, dan bank penyalur jika Anda terdaftar sebagai penerima manfaat yang sah.
Pihak Kemensos mengimbau agar KPM terus berkoordinasi dengan pendamping sosial di daerah masing-masing untuk memastikan data tetap bersih dan sinkron, sehingga proses pencairan triwulan kedua 2026 ini dapat tuntas 100 persen dalam waktu dekat.
Editor : Shinta Nurma Ababil