JP Radar Kediri - Pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2 periode April hingga Juni 2026 terus menunjukkan progres yang menggembirakan.
Lebih dari 7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia sudah menerima saldo bantuan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih mereka. Bukti struk penarikan pun sudah ramai beredar di berbagai platform media sosial.
Namun di sisi lain, masih banyak KPM yang saldo rekeningnya tetap nol dan status di aplikasi Cek Bansos masih menampilkan periode Januari hingga Maret.
Kementerian Sosial melalui akun Instagram resmi @pusdatinkesos sudah memberikan klarifikasi. Kondisi ini sedang dalam proses penanganan dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.
Update Pencairan Per Bank Penyalur
Perkembangan pencairan tidak merata di semua bank penyalur. Pencairan di Bank BSI terpantau paling merata dibanding bank lainnya.
Sistem pencairan bertermin yang diterapkan membuat termin pertama nyaris rampung, dan Kemensos sudah bersiap melanjutkan ke termin berikutnya. KPM pemegang KKS BSI sudah bisa rutin mengecek saldo.
Bank BNI juga menunjukkan geliat positif. Banyak KPM melaporkan telah menerima bantuan PKH Tahap 2 melalui KKS BNI. Para penerima disarankan rutin memantau saldo melalui mobile banking atau SMS banking.
Pencairan di Bank Mandiri sudah berlangsung dengan kecenderungan BPNT lebih dulu cair dibanding PKH.
Sebagai gambaran, seorang KPM dari Kediri, Jawa Timur melaporkan menerima total saldo Rp1.850.000 yang terdiri dari Rp600.000 BPNT yang masuk pada 13 Mei dan Rp1.250.000 PKH komponen balita dan SMA yang masuk pada 14 Mei 2026.
Berbeda dari tiga bank lainnya, pencairan di Bank BRI masih terpantau sangat sepi. Laporan saldo masuk memang ada, tapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding BSI dan BNI.
KPM pemegang KKS BRI disarankan untuk tidak terburu-buru mengecek saldo, cukup pantau melalui mobile banking secara berkala dan tunggu giliran pencairan tiba.
Baca Juga: 11.000 Penerima Bansos PKH BPNT Tahap 2 Dicoret Mensos, Ini Alasan yang Wajib Diketahui KPM
Dua Syarat Agar Saldo Bisa Masuk
Sebelum saldo bansos bisa masuk ke rekening, ada dua hal yang harus sudah terpenuhi terlebih dahulu.
Pertama, periode salur di aplikasi Cek Bansos atau SIKS-NG sudah berubah menjadi alokasi April hingga Juni 2026. Kedua, status di SIKS-NG sudah berubah menjadi SI (Standing Instruction), yang berarti data rekening sudah tervalidasi sempurna dan instruksi transfer sudah diterbitkan.
Jika kedua syarat ini sudah terpenuhi, terutama bagi pemegang KKS BSI, BNI, dan Mandiri, saatnya rutin memantau saldo. Untuk KKS BRI, kesabaran ekstra masih diperlukan.
Baca Juga: 5 Tanda Bansos PKH BPNT Mei 2026 Cair: Cek Aturan Baru, Daftar Penerima via NIK KTP
Status Masih Periode Januari hingga Maret? Kemensos Bilang Jangan Panik
Bagi KPM yang hingga hari ini masih melihat periode Januari hingga Maret di aplikasi Cek Bansos dan saldo tetap nol, Kemensos RI melalui akun Instagram @pusdatinkesos memberikan kabar yang melegakan.
Penyebab utama kondisi ini adalah kendala gagal cek rekening, ketidaksesuaian data antara Dukcapil dan sistem perbankan yang membuat proses validasi rekening tidak bisa berjalan.
Namun, pemerintah memastikan bahwa data-data bermasalah ini sudah memasuki tahap finalisasi perbaikan bersama pihak bank, dan penyaluran susulan akan segera dilakukan setelah data dinyatakan valid.
Yang paling penting, Kemensos mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan semua informasi seputar bansos hanya diambil dari sumber resmi pemerintah.
Pencairan terus berjalan dan prosesnya tidak akan berhenti di tengah jalan. Bagi yang sudah menerima, gunakan bantuan dengan sebaik-baiknya. Bagi yang belum, tetap tenang, pantau informasi dari sumber resmi, dan pastikan data kependudukanmu sudah bersih di sistem.
Baca Juga: Update Bansos 2026: 470 Ribu KPM Baru Ditetapkan, BNI dan BSI Dominasi Pencairan
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil