Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

CPNS 2026 Segera Dibuka, Simak Strategi Memilih Formasi yang Berpeluang Besar

Khansa Dhiya Ramadhania • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:32 WIB
Ilustrasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Ilustrasi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

JP Radar Kediri – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 diprediksi kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi para fresh graduate yang ingin memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di tengah tingginya persaingan, memilih formasi dengan strategi yang tepat menjadi salah satu kunci utama agar peluang lolos semakin besar.

Pemerintah sendiri memberi sinyal bahwa kebutuhan ASN baru masih cukup tinggi. Hal itu dipengaruhi banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan informasi yang berkembang, sekitar 160 ribu ASN memasuki masa purnatugas pada 2025 sehingga kebutuhan regenerasi birokrasi menjadi perhatian pemerintah.

Jangan Hanya Fokus pada Instansi Favorit

Banyak pelamar CPNS cenderung memilih kementerian atau lembaga yang populer karena dianggap bergengsi. Padahal, langkah tersebut justru membuat persaingan semakin ketat.

Baca Juga: BKN Beri Sinyal CPNS 2026: Intip Syarat, Formasi, dan Prediksi Jadwal

Dalam sejumlah data seleksi sebelumnya, terdapat beberapa instansi pusat yang tergolong sepi peminat. Instansi tersebut bisa menjadi alternatif bagi pelamar yang ingin meningkatkan peluang lolos.

Beberapa instansi dengan jumlah pelamar relatif rendah antara lain Kementerian Koordinator PMK, BRIN, KemenPAN-RB, Setjen Komnas HAM, hingga BPIP.

Minimnya jumlah pelamar biasanya dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari syarat jurusan yang spesifik, lokasi penempatan, hingga kurang populernya instansi tersebut di kalangan pencari kerja.

Pelamar disarankan tidak hanya mengejar nama besar instansi, tetapi juga mempertimbangkan rasio persaingan dan peluang kelulusan.

Pilih Formasi Sesuai Kompetensi

Strategi lain yang tak kalah penting adalah memilih formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan diri.

Pelamar yang memilih formasi linier dengan jurusan kuliah umumnya memiliki peluang lebih baik saat menghadapi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Selain itu, pemahaman terhadap tugas jabatan juga akan lebih mudah dipelajari.

Baca Juga: Sinyal Pendaftaran CPNS tahun 2026 hingga Kemunculan Surat bernomor B/1553/M.SM.01.00/2026

Hal tersebut juga berlaku untuk tenaga kesehatan seperti perawat. Disebutkan bahwa lulusan keperawatan tidak hanya memiliki peluang di jabatan klinis, tetapi juga di bidang manajerial dan teknis pemerintahan.

Bahkan, beberapa jabatan non-klinis disebut tidak mewajibkan Surat Tanda Registrasi (STR), sehingga membuka peluang lebih luas bagi lulusan kesehatan yang ingin berkarier sebagai ASN.

Fresh Graduate Punya Peluang Besar

Pemerintah juga disebut mulai memberi perhatian terhadap regenerasi ASN melalui perekrutan talenta muda. Menteri PAN-RB Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan harapan agar fresh graduate ikut menjadi bagian dari birokrasi Indonesia.

Karena itu, lulusan baru dinilai memiliki peluang cukup besar dalam seleksi CPNS mendatang, terutama pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital pemerintahan.

Beberapa formasi yang diperkirakan tetap dibutuhkan meliputi guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknologi informasi untuk mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Baca Juga: Waspada Hoaks CPNS 2026 Beredar di Media Sosial, Cek Fakta dan Link Resminya Disini

Jangan Abaikan Lokasi Penempatan

Selain instansi dan jabatan, lokasi penempatan juga perlu menjadi pertimbangan penting. Formasi di daerah tertentu biasanya memiliki tingkat persaingan lebih rendah dibanding kota besar atau instansi pusat.

Banyak peserta CPNS yang akhirnya gagal karena memilih formasi dengan jumlah pelamar membludak, padahal ada formasi lain yang persaingannya jauh lebih longgar.

Oleh karena itu, fleksibilitas terhadap lokasi penempatan bisa menjadi strategi realistis bagi pelamar yang benar-benar ingin lolos menjadi ASN.

Persiapan Tetap Menjadi Faktor Utama

Meski strategi memilih formasi sangat penting, persiapan menghadapi tes tetap menjadi faktor penentu utama.

Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2026 Jadi Incaran, Gratis Kuliah dan Berpeluang Jadi CPNS

Pelamar disarankan mulai rutin berlatih soal Computer Assisted Test (CAT), memahami kisi-kisi terbaru, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari BKN dan Kementerian PAN-RB.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#strategi CPNS #seleksi ASN #formasi cpns #CPNS 2026 #fresh graduate