JP Radar Kediri – Terkait pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan sinyal kuat bahwa proses rekrutmen abdi negara ini akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Berbeda dengan perkiraan awal yang menyebutkan pendaftaran dibuka pada April, jadwal terbaru justru menunjukkan pergeseran ke pertengahan hingga paruh kedua tahun ini.
Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Moh Ridwan, mengungkapkan gambaran awal mengenai waktu pendaftaran. Ia menyebutkan bahwa proses kemungkinan besar akan dimulai pada bulan Juni.
"Ya, sekitar bulan Juni," ujar Ridwan dalam tayangan live BKN Menyapa Seri 26 di kanal YouTube resmi BKN, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Sinyal Pendaftaran CPNS tahun 2026 hingga Kemunculan Surat bernomor B/1553/M.SM.01.00/2026
Meski demikian, Ridwan menekankan bahwa jadwal tersebut masih bersifat tentatif. Saat ini, pemerintah masih fokus melakukan verifikasi dan validasi kebutuhan ASN dari berbagai instansi guna memastikan formasi yang dibuka tepat sasaran.
Pemerintah menargetkan penyusunan rincian formasi CPNS 2026 akan selesai pada akhir Mei 2026. Penetapan ini nantinya akan dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), yang mencakup:
Jumlah total formasi yang dibuka.
Daftar jabatan yang tersedia.
Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.
Baca Juga: Waspada Hoaks CPNS 2026 Beredar di Media Sosial, Cek Fakta dan Link Resminya Disini
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa penentuan formasi mempertimbangkan kebutuhan riil instansi, prioritas pembangunan nasional, kemampuan anggaran, serta jumlah ASN yang memasuki masa pensiun.
Peluang Besar: Kuota Diprediksi Capai 400 Ribu Posisi
Tahun 2026 diprediksi menjadi peluang emas bagi calon pelamar. Mengingat ada sekitar 160 ribu ASN yang memasuki masa purna tugas, kebutuhan formasi diperkirakan mencapai 300.000 hingga 400.000 posisi.
Beberapa sektor prioritas yang akan mendominasi formasi tahun ini antara lain:
Pelayanan Publik
Tenaga Kesehatan (Dokter, Perawat, dan Tenaga Medis)
Pendidikan (Guru dan Tenaga Kependidikan)
Tenaga Teknis dan Teknologi Digital.
Baca Juga: Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026, Kabar dari Menkeu Purbaya hingga Klarifikasi BKN
Jadwal Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026
Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa jadwal pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026 akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Prediksinya, tahapan seleksi dimulai setelah April 2026. Namun, untuk pelaksanaan CPNS 2026 secara keseluruhan, bisa kamu lihat DISINI
Syarat Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026
Berdasarkan pola rekrutmen kementerian teknis, berikut adalah estimasi persyaratan yang harus disiapkan oleh calon pelamar lulusan SMA:
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bakal Buka 300 Lowongan CPNS Bea Cukai 2026, Ini Bocoran Tugasnya
Pendidikan: Ijazah SMA/Sederajat (IPA/IPS/SMK Teknik umumnya diperbolehkan).
Usia: Minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun pada saat pendaftaran.
Tinggi Badan: Biasanya ditetapkan standar minimal (misalnya 165 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita) dengan indeks massa tubuh yang ideal.
Kesehatan: Tidak buta warna, tidak bertato, tidak bertindik (bagi pria), dan bebas narkoba.
Dokumen: KTP asli, Ijazah, Transkrip nilai/SKHUN, dan pas foto terbaru dengan latar belakang merah.
Prediksi Jadwal Pendaftaran
Meski jadwal pasti masih menunggu pengumuman resmi di portal SSCASN BKN, proses seleksi CPNS 2026 diperkirakan mulai dibuka pada akhir April 2026.
Tahapan seleksi akan diawali dengan verifikasi administrasi, dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT, hingga tes esehatan dan kebugaran (kesamaptaan).
Baca Juga: CPNS 2026 Lulusan SMA/Sederajat: Prediksi Formasi, Peluang, Gaji dan Jadwalnya
Estimasi Gaji dan Tunjangan
Lulusan SMA yang lolos seleksi CPNS Bea Cukai akan masuk ke dalam Golongan II/a. Selain gaji pokok yang berkisar antara Rp2,1 juta hingga Rp3,6 juta, ASN Bea Cukai juga berhak menerima berbagai tunjangan menarik, seperti:
Tunjangan Kinerja (Tukin) sesuai peringkat jabatan.
Tunjangan Pangan dan Uang Makan.
Tunjangan Wilayah (untuk penempatan di perbatasan/daerah terpencil).
Tunjangan Khusus (intensif pengawasan).
Langkah Mudah Mendaftar melalui SSCASN
Bagi para pelamar, pastikan Anda hanya merujuk pada portal resmi pemerintah untuk menghindari penipuan. Langkah pendaftarannya adalah:
Akses laman sscasn.bkn.go.id.
Buat akun menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga.
Pilih instansi Kementerian Keuangan dan formasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Unggah dokumen persyaratan dalam format yang ditentukan.
Pantau hasil seleksi administrasi secara berkala.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil