JP Radar Kediri – Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, akhirnya buka suara terkait insiden kericuhan antarpemain yang mewarnai laga panas kontra Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Bek Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa dirinya dan rekan setim siap bertanggung jawab atas apa yang terjadi di lapangan.
Duel bertajuk El Clasico Indonesia yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5), berakhir dengan kemenangan 1-2 untuk Persib Bandung. Namun, tensi tinggi pertandingan tidak mereda meski peluit panjang telah dibunyikan.
Baca Juga: Ranking Terbaru Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah! Tembus 14 Dunia, Masuk 4 Besar Asia
Viral Video Kericuhan dan Dugaan Insiden
Jagad media sosial sempat dihebohkan dengan potongan video yang memperlihatkan keributan di lorong atau area lapangan usai laga. Rizky Ridho menjadi sorotan utama setelah diduga terlibat aksi fisik terhadap pemain muda Persib, Beckham Putra.
Beberapa pemain Macan Kemayoran lainnya juga terlihat berada dalam kerumunan yang memicu perdebatan di kalangan netizen.
Menanggapi hal tersebut, Ridho menjelaskan bahwa tensi tinggi dalam pertandingan krusial menjadi pemicu utama. Kendati demikian, ia enggan berlindung di balik alasan tensi pertandingan untuk membenarkan tindakan tersebut.
"Pekan ke-32 kemarin merupakan pertandingan kunci yang menentukan. Tensi panas kerap terjadi dalam pertandingan seperti itu, termasuk adanya insiden kecil selepas pertandingan," tulis Rizky Ridho melalui akun Instagram resminya, @rizkyridhoramadhani, Rabu (13/5).
Baca Juga: Penyebab Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia
Siap Hadapi Konsekuensi dari Komdis PSSI
Pemain berusia 24 tahun itu menyadari bahwa video yang beredar memicu berbagai macam tafsir di mata publik. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian insiden tersebut kepada pihak berwenang, dalam hal ini Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
"Adanya insiden itu menimbulkan tafsir bermacam-macam. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai, dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya," sambungnya.
Hingga saat ini, Komdis PSSI diperkirakan tengah mendalami bukti-bukti digital dan laporan pengawas pertandingan. Sanksi berupa denda hingga larangan bermain membayangi para pemain yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin.
Rivalitas Hanya Sebatas 90 Menit
Meski terlibat perselisihan di lapangan, eks pemain Persebaya Surabaya ini menegaskan bahwa hubungan personal antarpemain tetap terjaga. Ridho memastikan komunikasi dengan para pemain Persib, termasuk Beckham Putra, sudah kembali normal.
Baca Juga: Film Dokumenter The Longest Wait Tampilkan Perjuangan, Air Mata, dan Harapan Timnas Indonesia
"Namun yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan. Selesai semua itu, kami para pemain telah menjalin komunikasi dengan baik," tegas Ridho menutup klarifikasinya.
Kekalahan ini membuat Persija harus bekerja ekstra keras di sisa laga musim ini, sementara insiden kericuhan tersebut menjadi catatan kelam yang diharapkan tidak terulang kembali dalam sepak bola Indonesia.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil