Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siap-siap Daftar CPNS 2026! Bocoran Tahapan Seleksi dan Kunci Lolos Passing Grade Simak Disini

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:08 WIB
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

JP Radar Kediri - Pendaftar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2026 juga perlu merancang strategi lolos dan terpilih diantara jutaan peserta yang juga mendaftarkan diri. Memahami mekanisme seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) menjadi kunci utama agar dapat lolos melewati ketatnya persaingan birokrasi.

Berdasarkan skema seleksi sebelumnya, terdapat tiga pilar utama dalam ujian CAT yang wajib dikuasai oleh peserta pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Ketiga tes tersebut memiliki karakteristik dan bobot penilaian yang berbeda.

Meski jadwal resmi belum dirilis secara mendetail, pendaftaran diprediksi akan mulai dibuka secara bertahap. Beberapa sektor prioritas seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis digital diperkirakan masih menjadi fokus utama dalam rekrutmen mendatang.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026, Kabar dari Menkeu Purbaya hingga Klarifikasi BKN

Calon pelamar disarankan untuk mulai menyiapkan dokumen administratif seperti KPT, ijazah, transkrip nilai, serta dokumen pendukung lainnya sejak dini melalui portal resmi SSCASN.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman mendalam terhadap materi CAT, peluang untuk menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2026 akan terbuka lebar.

Mengenal Tiga Jenis Materi SKD

1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Materi ini dirancang untuk menilai perilaku dan kesiapan mental peserta dalam dunia kerja profesional.

Fokus utamanya meliputi aspek pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, hingga kemampuan mengadaptasi teknologi informasi.

2. Tes Intelegensia Umum (TIU)

Ujian ini mengukur kemampuan kognitif peserta. Fokus penilaian mencakup kemampuan verbal (analogi, silogisme), kemampuan numerik (deret angka, berhitung cepat), serta kemampuan figural atau penalaran gambar.

3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Bagian ini bertujuan menilai pemahaman peserta terhadap nilai-nilai negara. Materi yang diujikan mencakup nasionalisme, integritas, bela negara, serta pilar-pilar kebangsaan seperti Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga: Usulan Rekrutmen Guru Satu Jalur CPNS Menguat, Komisi X DPR Soroti Kompleksitas Sistem

Memahami 3 Tahapan Seleksi: Kunci Lolos Menjadi ASN

Persaingan diprediksi akan sangat ketat. Para pelamar diingatkan untuk tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi memahami alur seleksi berikut ini:

1. Seleksi Administrasi

Ini adalah gerbang pertama yang paling banyak menggugurkan peserta. Verifikasi dokumen seperti ijazah, KTP, dan transkrip nilai dilakukan secara digital. Kesalahan kecil dalam mengunggah dokumen atau ketidaktelitian membaca persyaratan khusus formasi bisa berakibat fatal.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Peserta yang lolos administrasi akan menghadapi tes berbasis Computer Assisted Test (CAT). Materi SKD meliputi:

TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): Pemahaman ideologi Pancasila dan NKRI

TIU (Tes Intelegensia Umum): Logika, numerik, dan verbal.

TKP (Tes Karakteristik Pribadi): Etika kerja dan kepribadian.

Penting untuk diingat bahwa lulus passing grade (TWK: 65, TIU: 80, TKP: 166) bukan jaminan aman. Anda harus masuk dalam peringkat terbaik (biasanya 3 kali jumlah kuota formasi) untuk bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Baca Juga: Passing Grade Terbaru CPNS 2026, Surat Resmi MenPAN-RB Perintahkan Instansi Susun Formasi

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) & Penetapan NIP

Pada tahap ini, kemampuan teknis pelamar diuji sesuai dengan jabatan yang dilamar. Tes dapat berupa ujian teknis, wawancara, hingga praktik kerja. Nilai SKD dan SKB kemudian diintegrasikan. Jika Anda berada di posisi teratas, Anda akan melalui tahap pemberkasan dan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) hingga penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Bagi kamu pejuang NIP, mulailah mempersiapkan dokumen dan mempelajari materi sejak dini. Pastikan untuk selalu memantau kanal resmi pemerintah guna mendapatkan informasi valid terkait jadwal dan persyaratan lengkap CPNS 2026.

Ambang Batas (Passing Grade) dan Strategi Lolos

Selain harus menguasai materi, setiap peserta wajib melampaui nilai ambang batas atau passing grade yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Jika salah satu sub-tes tidak mencapai batas minimal, maka peserta dinyatakan gugur meskipun total nilai keseluruhannya tinggi.

Jumlah soal SKD umumnya berkisar 110 butir dengan durasi pengerjaan sekitar 100 hingga 130 menit.

Mengacu pada ketentuan Kementerian PANRB pada seleksi sebelumnya, ambang batas nilai SKD ditetapkan sebagai berikut: TWK minimal 65, TIU 80, dan TKP 166.

Namun demikian, mencapai passing grade saja belum menjamin kelulusan. Peserta tetap harus bersaing untuk masuk ke dalam peringkat terbaik sesuai kuota formasi yang tersedia, yang umumnya ditetapkan sekitar tiga kali dari jumlah kebutuhan formasi.

Oleh karena itu, strategi manajemen waktu saat mengerjakan soal di layar komputer sangat krusial.

Peserta diharapkan mampu membagi durasi pengerjaan agar seluruh materi dapat terjawab secara optimal.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#cpns #pendaftaran cpns 2026 #CPNS 2026 #seleksi CPNS 2026 #CPNS 2026 bagi lulusan SMA SMK