JP Radar Kediri – Update terbaru penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 di bulan Mei 2026 memiliki perkembangan berbeda tiap bank BRI, BNI, dan Mandiri, ataupun BSI.
Bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 telah mencapai status SI (Standing Instruction) di empat bank Himbara Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri sejak kemarin Rabu, 6 Mei 2026.
Status SI menandakan bantuannya sudah ditransfer oleh bank Himbara ke KKS masing-masing KPM. Namun memang perlu verifikasi dan aktivasi selama 1x24 jam.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH BPNT per 6 Mei 2026, Bank Ini Cair Lebih Dulu!
Meskipun status sudah SI, saldo belum langsung masuk ke semua KKS secara bersamaan. Proses pencairan bersifat bertahap dan berjenjang, artinya tidak semua wilayah akan menerima dana dalam satu hari yang sama.
Proses penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 mulai menunjukkan pergerakan positif di berbagai bank penyalur.
Bank BSI Aceh Cair Duluan, Wilayah Lain Segera Menyusul
Provinsi Aceh menjadi wilayah tercepat dalam proses pencairan kali ini. Melansir kanal YouTube Diary Bansos, banyak KPM di Aceh yang menggunakan Bank BSI sudah berhasil mentransaksikan saldo bantuan mereka sejak 5 Mei 2026.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 Punyamu Belum Cair? Ini Penjelasan Alasan Status Belum Berubah
Masuknya Saldo Melebihi Rp600 Ribu
Ada fenomena menarik di mana sejumlah KPM BPNT murni melaporkan masuknya saldo lebih dari Rp600.000. Hal ini bukan merupakan kesalahan sistem, melainkan dampak dari kebijakan Validasi by System.
Kementerian Sosial melakukan penggenapan kuota 10 juta KPM PKH dengan mengambil data dari penerima BPNT yang dinilai memenuhi kriteria komponen PKH (seperti memiliki anak sekolah, balita, atau lansia).
Jika kamu menerima saldo tambahan, besar kemungkinan kamu telah terpilih menjadi penerima PKH baru hasil validasi tersebut.
Solusi Gagal Cek Rekening dan Kendala Teknis
Meskipun status di SIKS-NG sudah SI, ribuan KPM masih menghadapi kendala teknis. Masalah yang paling sering muncul adalah status Gagal Cek Rekening (Failed Verification).
Penyebab Utama: Adanya ketidaksesuaian data antara DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dengan data di Dukcapil.
Jika kamu mengalami hal ini, segera lakukan langkah berikut:
Berkonsultasi dengan pendamping sosial setempat.
Menghubungi operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan untuk pemutakhiran data.
Memastikan identitas di KKS sesuai dengan KTP elektronik terbaru.
Update 1 Juta KPM Baru dari Program BLT Kesra
Pemerintah mencatat masih ada sekitar 1 juta KPM baru yang saat ini dalam proses pembuatan kartu KKS oleh bank Himbara.
KPM ini merupakan peralihan dari penerima BLT Kesra tahap satu yang sebelumnya menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia.
Penerima baru ini diharapkan bersabar menunggu jadwal pendistribusian kartu dari pendamping PKH di wilayah masing-masing.
Ciri-Ciri KPM yang Tidak Cair (Exclusion)
Perlu diperhatikan, tidak semua penerima tahap sebelumnya akan menerima bantuan di tahap ini. KPM dapat dikeluarkan dari daftar jika:
Sudah dianggap mampu (naik desil ekonomi ke level 5-10).
Melakukan graduasi mandiri.
Tidak lagi memiliki komponen PKH (misal: anak sudah lulus sekolah).
Masyarakat diimbau untuk mengecek status secara mandiri melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dan tetap waspada terhadap informasi hoaks yang mengatasnamakan bantuan sosial.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil