JP Radar Kediri - Belum lama pasca insiden kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur, ini insiden tabrakan melibatkan kereta api kembali terjadi di tanah air.
Kali ini tabrakan terjadi antara Kereta Api (KA) Commuter Line Dhoho relasi Stasiun Kertosono - Stasiun Malang dengan sebuah truk di perlintasan kereta Jalan Imam Bonjol, Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (28/4) sekitar pukul 21.35 WIB.
Video detik-detik tabrakan antara KA Commuter Dhoho dengan truk terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, membenarkan adanya insiden temperan, ia menerangkan kejadian itu tepatnya ternyata di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 190 Km 120+448, perlintasan resmi terjaga antara Stasiun Blitar - Stasiun Garum.
Baca Juga: Update Jumlah Korban Kecelakaan KRL Bekasi, Dirut KAI Umumkan 7 Orang Meninggal Dunia
Kronologi kejadian ini bermula ketika sirene peringatan di perlintasan sudah berbunyi sebagai tanda kereta akan melintas. Petugas lalu bersiap menutup palang pintu, namun disaat bersamaan truk tetap nekat menerobos jalur rel tersebut.
"Saat berada di tengah perlintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api,” tutur Tohari, Selasa (29/4) dikutip dari Jawapos.com.
Dalam situasi tersebut, masinis berupaya melakukan pengereman untuk mengurangi laju kereta saat melihat adanya halangan di perlintasan. Namun, jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Insiden ini menyebabkan kerusakan pada lokomotif KA Commuter Line Dhoho. Beruntung tak ada korban jiwa, baik penumpang, awak kereta, maupun sopir truk, dilaporkan dalam kondisi selamat.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Mobil Taksi Hijau Disebut Jadi Penyebab Insiden Ini
"Ada kerusakan pada sistem pengereman. Syukur alhamdulillah tidak ada korban, baik dari penumpang, awak sarana, maupun sopir truk. Kemungkinan sopir sempat turun saat kereta mendekat,” imbuhnya.
Pasca kejadian, KAI Daop 7 berkoordinasi dengan PPKA, petugas keamanan, dan tim sarana untuk penanganan. Evakuasi truk di lokasi berhasil diselesaikan pukul 22.00 WIB sehingga jalur kembali dapat dilalui.
Baca Juga: Satlantas Hentikan Kasus Kecelakaan Bundir Mojo, Ini Alasannya!
Pada pukul 22.35 WIB, lokomotif berhasil diperbaiki dan KA Commuter Line Dhoho relasi Stasiun Kertosono - Stasiun Malang, diizinkan berjalan mundur menuju Stasiun Blitar dengan kecepatan terbatas 5 km/jam.
“Kami sangat menyayangkan tindakan pengguna jalan yang tetap melintas saat sirene sudah berbunyi. Pelanggaran seperti ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” pungkas Tohari.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil