JP Radar Kediri – Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjadi daya tarik utama bagi pencari kerja di Indonesia. Namun, impian tersebut sering kali kandas di tahap paling awal.
Seleksi administrasi kerap menjadi fase gugur massal bagi para pelamar yang kurang teliti dalam menyiapkan berkas pendaftaran.
Berdasarkan evaluasi dari periode sebelumnya, ribuan pelamar dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) hanya karena kesalahan teknis yang seharusnya bisa dihindari.
Salah satu contoh nyata terjadi di Kabupaten Buleleng, di mana sebanyak 1.183 dari 5.607 pelamar harus terhenti langkahnya karena gagal melewati verifikasi dokumen.
Angka kegagalan yang mencapai lebih dari 20 persen ini menjadi peringatan keras bagi calon peserta seleksi tahun ini.
Baca Juga: Info Baru Pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026, Kuota 300 Orang Lulusan SMA
Faktor Utama Penyebab Status TMS (Tidak Memenuhi Syarat)
- Ketidaksesuaian Kualifikasi Pendidikan
Instansi menetapkan nomenklatur jurusan yang sangat spesifik. Kesalahan kecil dalam menyamakan gelar atau program studi dengan posisi yang dilamar sering kali berujung pada diskualifikasi otomatis.
- Kualitas Unggahan Dokumen yang Buruk
Berkas yang dipindai (scan) dengan resolusi rendah, buram, atau tidak terbaca oleh sistem menjadi penyebab umum kegagalan. Verifikator membutuhkan kejelasan data untuk validasi.
- Masalah e-Materai
Penggunaan satu materai untuk dua dokumen berbeda, merupakan kesalahan fatal yang sering ditemukan.
- Format dan Ukuran File Tidak Sesuai
Mengabaikan batasan ukuran file atau salah memilih format (misalnya mengunggah JPEG padahal diminta PDF) akan membuat dokumen dianggap tidak sah.
- Kesalahan Input Data Pribadi
Ketidakcocokan antara data di KTP, Ijazah, dan informasi yang diketik pada portal SSCASN, seperti nomor NIK atau tanggal lahir, dapat memicu kegagalan sistematis.
Baca Juga: Siap-Siap! Formasi CPNS 2026 Diumumkan Akhir Mei, Pendaftaran Mulai Juni
Tips Sukses Menghadapi Seleksi Administrasi
- Pelajari Pengumuman Secara Mendalam
Jangan hanya mengandalkan informasi potongan dari media sosial. Unduh dan baca dokumen resmi dari instansi tujuan hingga ke poin-poin terkecil.
- Siapkan Dokumen Asli
Lakukan pemindaian dari dokumen asli, bukan fotokopi, untuk memastikan legalitas dan kejernihan visual.
- Cek Ulang Sebelum Mengakhiri Pendaftaran
Gunakan waktu sebelum klik "Selesaikan Pendaftaran" untuk memeriksa kembali setiap kolom data dan file yang telah diunggah.
- Gunakan Perangkat yang Memadai
Hindari mendaftar melalui ponsel jika memungkinkan. Gunakan laptop atau PC untuk meminimalisir kesalahan input dan memastikan tampilan portal terbuka sempurna.
Baca Juga: CPNS 2026 Kemenag dan PPPK Dibuka? MenPAN RB dan Komdigi Angkat Bicara
Persiapan yang matang sejak tahap awal adalah kunci. Dengan memahami kesalahan-kesalahan pendahulu, pelamar diharapkan dapat melangkah lebih jauh menuju tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil