Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Update Jumlah Korban Kecelakaan KRL Bekasi, Dirut KAI Umumkan 7 Orang Meninggal Dunia

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 28 April 2026 | 11:45 WIB
Potret Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)
Potret Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)

JP Radar Kediri - Insiden kecelakaan kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi sekitar pukul 20.53 WIB memberikan duka mendalam bagi masyarakat tanah air.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyampaikan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi tujuh orang pada Selasa pukul 06.30 WIB.

Selain korban meninggal, puluhan penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan, sementara sebanyak 3 korban masih terperangkap di dalam kereta.

“Meninggal dunia itu 7 orang, luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang, dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta,” kata Bobby dalam keterangannya dikutip melalui tayangan video yang diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet di Jakarta, Selasa pagi dikutip dari Antaranews.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Mobil Taksi Hijau Disebut Jadi Penyebab Insiden Ini

Ia menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup lama karena dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menjaga keselamatan korban.Bobby menambahkan seluruh rangkaian kereta Argo Bromo Anggrek yang terdiri atas 12 gerbong telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi.

Saat ini, KAI bersama Basarnas tengah mempersiapkan proses evakuasi lokomotif dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, khususnya bagi korban yang masih terperangkap.

Ia juga menyampaikan jalur hilir telah dibuka kembali untuk operasional kereta, meski layanan Commuter Line masih dibatasi hingga Stasiun Bekasi.

“Untuk Commuter Line kami batasi sampai di Stasiun Bekasi,” tutur dia.

Baca Juga: Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek-KRL di Bekasi, Updatenya Masih Ada Korban Selamat Terjebak dalam Gerbong

KAI juga membuka posko tanggap darurat di lokasi serta menyediakan layanan call center 121 bagi keluarga korban yang membutuhkan informasi lebih lanjut.

“Silakan warga, keluarga dari korban bisa menghubungi call center 121 atau mengunjungi posko tanggap darurat kami di stasiun ini,” ucap Bobby.

Sebelumnya, kecelakaan kereta terjadi di wilayah Bekasi Timur pada Senin (27/4) yang melibatkan rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan menyebabkan korban jiwa serta puluhan penumpang mengalami luka-luka.

Kronologi Kecelakaan KRL Bekasi Timur

Dikutip dari Antaranews, salah satu penumpang yang selamat, Munir, menceritakan kronologi kecelakaan kereta api antara CommuterLine dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi sekitar pukul 20.53 WIB.

Baca Juga: Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek-KRL di Bekasi, Updatenya Masih Ada Korban Selamat Terjebak dalam Gerbong

Ia mengatakan peristiwa itu berawal saat CommuterLine yang ia tumpangi berhenti di jalur 1, Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, CommuterLine melaju dari arah Jakarta menuju Cikarang.

"CommuterLine yang berhenti lantaran CommuterLine yang berlawanan arah menabrak satu unit mobil taksi," katanya di lokasi, Senin petang.

Detik-detik KRL menabrak taksi asal Vietnam tersebut terekam jelas dan beredar luas di media sosial. 

Mobil listrik itu sudah berada di tengah-tengah jalur perlintasan kereta api. Semantara dari dua arah sudah ada mobil dan motor yang berhenti di balik palang pintu perlintasan. 

Sopir Green SM terlihat sudah berada di luar mobil yang dikendarainya tatkala KRL Bekasi-Cikarang menyeret taksi tersebut hingga beberapa meter, sebelum akhirnya berhenti.

Baca Juga: Bocah SD Asal Wates Kediri Korban Ledakan Petasan Alami Luka Bakar hingga Harus Dioperasi, Begini Kondisinya

Beberapa saat kemudian, datang Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek yang langsung menabrak bagian belakang CommuterLine yang melaju ke arah Cikarang.

Dia mengungkapkan hantaman kereta jarak jauh mengakibatkan banyak korban yang ada di gerbong CommuterLine paling belakang terjepit. Saat terjadi kecelakaan, dirinya berada di gerbong ke empat dari belakang.

"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," kata dia.

Sejumlah penumpang terlihat masih terjepit di gerbong paling belakang CommuterLine yang ditabrak oleh lokomotif Argo Bromo Anggrek.

Dari beberapa orang yang terjepit, terlihat juga sejumlah orang yang tidak sadarkan diri akibat terjepit lokomotif yang masuk ke dalam bagian belakang gerbong CommuterLine.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#kai #kecelakaan kereta api #krl #kereta api (KA) #bekasi