JP Radar Kediri - Banyak orang mengira jika namanya sudah muncul di sistem, berarti bantuan sosial pasti akan cair. Ternyata tidak sesederhana itu.
Ada satu hal yang jarang diketahui masyarakat umum tapi sangat menentukan apakah seseorang benar-benar masuk prioritas penerima bansos atau tidak, namanya desil.
Tanpa memahami posisi desil, sulit untuk tahu apakah kondisi ekonomi keluargamu sudah terpotret dengan akurat di mata negara.
Jika datanya tidak akurat, hak bantuan yang seharusnya diterima bisa saja terlewat begitu saja.
Apa Itu Desil Bansos?
Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah sebagai dasar penentuan penerima bantuan sosial.
Seluruh penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonominya, dengan rincian sebagai berikut.
| Desil | Kategori |
| Desil 1 | Sangat Miskin |
| Desil 2 | Miskin |
| Desil 3 | Hampir Miskin |
| Desil 4 | Rentan Miskin |
| Desil 5 | Menengah ke Bawah |
| Desil 6-10 | Menengah ke Atas |
Semakin kecil angka desilnya, semakin tinggi prioritas seseorang untuk menerima bansos. Rumah tangga yang masuk desil 1 hingga 4 umumnya menjadi sasaran utama program seperti PKH dan BPNT.
Sementara yang berada di desil 5 ke atas peluangnya jauh lebih kecil, bukan karena tidak didata, tetapi karena tidak masuk kriteria prioritas.
Data desil ini dikelola melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang disusun bersama oleh Kemensos dan BPS, dan sudah terintegrasi dengan sistem Dukcapil.
Baca Juga: Update Bansos 24 April 2026, PKH-BPNT Tahap 2 Sudah Muncul di SIKS-NG, KPM Lama dan Baru Segera Cek!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat Website
Pengecekan bisa dilakukan langsung dari HP tanpa perlu datang ke kantor desa atau dinas sosial. Ini langkah-langkahnya.
-
Buka browser di HP, lalu kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan NIK sesuai KTP
-
Isi kode verifikasi (captcha)
-
Klik "Cari Data"
Sistem akan menampilkan nama penerima, status bansos, hingga kategori desil yang tercatat di database nasional.
Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat Aplikasi
Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Kemensos yang tersedia gratis di Play Store maupun App Store.
Metode ini umumnya lebih lengkap karena terhubung langsung dengan sistem Kemensos. Caranya adalah sebagai berikut.
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store
-
Daftar akun dengan melengkapi data diri
-
Login menggunakan akun yang sudah terverifikasi
-
Buka menu Profil
Di sana akan terlihat informasi lengkap termasuk posisi desil yang tercatat atas namamu.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 April Cair Hingga Rp750.000, Penerima Baru Total 25 Ribu
Merasa Desil Tidak Sesuai Kondisi Nyata? Ini Cara Mengajukan Perbaikan
Tidak jarang terjadi ketidaksesuaian antara data desil di sistem dengan kondisi ekonomi seseorang yang sebenarnya.
Jika kamu merasa posisi desil yang tercatat tidak mencerminkan kondisi keluargamu saat ini, ada tiga jalur yang bisa ditempuh sebagai berikut.
1. Ajukan Perbaikan Lewat Aplikasi Cek Bansos
Cara paling praktis adalah langsung dari HP melalui aplikasi resmi Kemensos.
-
Buka aplikasi "Cek Bansos"
-
Login atau buat akun baru jika belum punya
-
Pilih menu usulan atau pembaruan data
-
Isi data terbaru sesuai kondisi yang sebenarnya
Melalui fitur ini, masyarakat bisa mengajukan perubahan data secara mandiri agar sistem dapat memperbarui status desil.
Baca Juga: Cek Sekarang! Bansos PKH BPNT Tahap 2 April 2026 di SIKS-NG, Ini Wilayah yang Status Sudah SI
2. Datang ke Kantor Desa atau Kelurahan
Jika lebih nyaman dengan jalur resmi secara langsung, siapkan dokumen kependudukan yang valid seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), lalu datangi kantor desa atau kelurahan setempat.
Sampaikan permohonan pembaruan data DTSEN kepada petugas. Mereka akan membantu proses input melalui sistem SIKS-NG. Bisa juga melalui pendamping sosial yang bertugas di wilayahmu.
3. Ikuti Proses Verifikasi Lapangan
Setelah pengajuan dilakukan, perubahan data tidak langsung terjadi secara otomatis. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu, mulai dari verifikasi data administrasi, survei langsung ke rumah oleh petugas, hingga penilaian ulang kondisi ekonomi keluarga.
Proses ini memang butuh waktu, tapi penting untuk memastikan data yang diperbarui benar-benar akurat dan sesuai kenyataan di lapangan.
Baca Juga: Nama Penerima Bansos PKH BPNT Tahap 2 Sudah Muncul, Begini Cara Ceknya Sekarang!
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil