JP Radar Kediri - Ada kabar menggembirakan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Kementerian Sosial (Kemensos) mengonfirmasi bahwa basis data utama untuk penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 sudah berhasil diamankan per pertengahan April 2026.
Artinya, fase administrasi awal telah selesai dan persiapan teknis pencairan dana ke rekening masing-masing penerima kini tengah berjalan.
Data DTSEN Sudah Terintegrasi Penuh
Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah merampungkan sinkronisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Volume 2 Tahun 2026.
Data terbaru ini sudah terhubung penuh dengan sistem Dukcapil, sehingga potensi kesalahan sasaran maupun data ganda bisa ditekan seminimal mungkin.
Tak hanya untuk bansos reguler, data ini juga akan dimanfaatkan untuk menjangkau calon siswa program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026–2027.
Mengingat data sudah siap, KPM disarankan mulai rutin memantau saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui mobile banking atau ATM terdekat, karena pencairan diperkirakan akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat.
Agenda Mendesak yang Harus Diselesaikan KPM
Sebelum penyaluran tahap 2 dimulai, ada beberapa hal teknis yang wajib diperhatikan oleh KPM sebagai berikut.
- Batas Akhir Pencairan Tahap 1
Tanggal 15 April 2026 menjadi tenggat waktu pengambilan sisa dana bantuan tahap 1, baik melalui KKS maupun kantor PT Pos. Jangan sampai terlewat! - Audit oleh Pendamping Sosial
Petugas pendamping sosial sedang melakukan penelitian lapangan terhadap KPM yang belum melakukan transaksi, guna mengidentifikasi kendala yang terjadi, apakah menyangkut masalah data atau keterbatasan akses. - Distribusi Bahan Pangan Tetap Berjalan
Penyaluran beras dan minyak goreng melalui Bulog terus digenjot untuk mencapai target distribusi 100% di seluruh wilayah Indonesia pada bulan April ini.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil