JP Radar Kediri - Pendaftaran CPNS 2026 dengan 300 kuota hadir untuk mengisi posisi staf Bea dan Cukai. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bakal segera membuka rekrutmen khusus untuk lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan mengisi posisi staf Bea dan Cukai pada akhir April ini.
“Kami percepat. Kami lihat kalau bisa akhir bulan ini (April) Tapi saya lihat lagi nanti bagaimana pelaksanaannya ,” ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kemenkeu, Kamis (9/4/2026).
Bendahara negara itu memastikan bahwa proses rekrutmen bakal dilakukan secara terpisah dari seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).
Baca Juga: Siapa Saja Penerima Gaji Ke-13 2026? PNS, CPNS, TNI/Polri, Ini Daftarnya
Meski begitu, rekrutan lulusan SMA dan sederajat ini memiliki tugas tidak kalah pentingnya untuk optimalisasi kerja Ditjen Bea Cukai.
Dalam dokumen tersebut, diproyeksikan bahwa kebutuhan rekrutmen pegawai Kementerian Keuangan setiap tahunnya adalah sebanyak 2.100 orang pada 2025, serta masing-masing 4.350 orang pada tahun 2026, 2027, 2028, dan 2029.
Purbaya menekankan soal rencana perekrutan lulusan SMA di Ditjen Bea Cukai sebenarnya sudah lama direncanakan, akan tetapi selama ini belum sempat terwujud.
“Ini untuk bea cukai, tapi didesain untuk yang di lapangan. Yang (lulusan) S1 kan (jenjang karier) naik-naik jadi bos. Nah di lapangannya kami enggak ada (personel), enggak ada yang menagih. Jadi kami mau bentuk pasukan di lapangan, (itu) misinya,” ucap Purbaya.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menyebut bahwa pemerintah masih terus mematangkan persiapan, termasuk soal kebutuhan anggaran.
"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Update CPNS 2026: Sekitar 160 Ribu Formasi Tersedia, Ini yang Diprediksi Sepi Peminat
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah mematangkan persiapan anggaran dan pemetaan kebutuhan instansi. Menariknya, lulusan baru atau fresh graduate diprediksi akan menjadi prioritas dalam seleksi tahun ini.
"Kami tidak bisa mengarang soal kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi. Semuanya sedang disiapkan agar sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan," ujar Rini (8/4/2026).
Salah satu pertanyaan besar yang sering muncul adalah mengenai syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Bagi Anda yang memiliki IPK di bawah 3,00, jangan berkecil hati.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil