Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rugikan Jerome Polin Rp 38 Miliar, Menantea Resmi Tutup Permanen: Akui Kurang Riset dan Audit Internal

Arlintang Sekar Phambayun • Selasa, 14 April 2026 | 13:47 WIB
Jerome Polin (Instagram/@jeromepolin)
Jerome Polin (Instagram/@jeromepolin)

JP Radar Kediri – Kabar mengejutkan datang dari dunia bisnis kuliner tanah air. Konten kreator Jerome Polin bersama sang kakak, Jehian Panangian, resmi mengumumkan penutupan permanen seluruh gerai minuman kekinian mereka, Menantea. 

Dilansir dari Jawa Pos, keputusan pahit ini diambil setelah bisnis tersebut dilanda berbagai masalah operasional serius yang memicu kerugian hingga Rp 38 miliar.

Melalui pernyataan resminya, Jehian Panangian mengungkapkan bahwa operasional Menantea akan berakhir sepenuhnya pada 25 April 2026 mendatang. 

Ia mengakui bahwa kegagalan ini berakar dari kurangnya kesiapan manajerial sejak awal berdiri lima tahun lalu.

“Tepat 5 tahun yang lalu (10 April 2021), saya dan adik saya (Jerome) membuka toko pertama Menantea. Ini adalah perusahaan pertama kami. Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan riset mendalam terhadap calon mitra, dan tidak rutin melakukan audit internal keuangan,” tulis Jehian melalui unggahan di akun Instagram Jerome Polin.

Baca Juga: Jerome Polin Ditawari Jadi Buzzer Pro Pemerintah dengan Bayaran Rp 150 Juta, Beri Tamparan dengan Jawaban Ini!

Temuan Masalah dan Indikasi Fraud

Badai dalam tubuh Menantea mulai terdeteksi setelah munculnya keluhan dari sejumlah mitra di lapangan. Masalah tersebut kian kompleks ketika berbagai tagihan dari penyuplai bahan baku menumpuk tanpa terbayar, hingga munculnya persoalan administratif terkait perpajakan.

“Kantor pajak sempat menghubungi saya terkait kesalahan laporan pajak di awal berdirinya Menantea. Selain itu, tim internal juga menemukan indikasi adanya fraud di dalam perusahaan” ungkap Jehian.

Dalam dua tahun terakhir, pihak manajemen sebenarnya telah berupaya melakukan penyelamatan melalui audit investigasi bersama kantor akuntan publik. 

Jehian bahkan mengaku merogoh kocek pribadi untuk melunasi tagihan bahan baku, kewajiban pajak, hingga memberikan kompensasi kepada karyawan yang terdampak.

Namun, upaya tersebut rupanya belum cukup untuk memulihkan kepercayaan mitra dan pelanggan. 

“Semua itu kami lakukan dalam dua tahun terakhir, dan sebagian besar menggunakan dana pribadi. Namun kami menyadari, upaya tersebut belum mampu mengembalikan kepercayaan mitra dan pelanggan,” lanjutnya.

Baca Juga: Jerome Polin Menjadi Sorotan Netizen usai Kekalahan Timmas Indonesia vs Uzbekistan di Piala Asia U-23 2024, Ternyata Ini Penyebabnya

Promo Perpisahan 

Sebagai penanda perpisahan setelah lima tahun berdiri, Menantea akan memberikan promo clearance sale bagi para pelanggan setianya hingga tanggal penutupan 25 April nanti.

Langkah penutupan ini menjadi titik balik bagi kakak-beradik tersebut dalam mendalami dunia bisnis ke depan. “Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami untuk ke depan. Terima kasih telah menemani Menantea selama lima tahun. Kami mewakili seluruh tim memohon maaf atas kekecewaan yang ditimbulkan,” pungkasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#menantea jerome polin #jerome polin dan jehian panangian #bisnis jerome tutup #jerome ditipu #Jerome Polin