Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Stok Pangan Melimpah! Mentan Jamin Pasokan Makan Gratis Aman, Petani dan UMKM Lokal Bakal Kecipratan Untung

Arlintang Sekar Phambayun • Rabu, 8 April 2026 | 15:49 WIB
Mentan Jamin Pasokan MBG Aman
Mentan Jamin Pasokan MBG Aman

JP Radar Kediri – Kabar baik bagi sektor pertanian dan pelaku usaha daerah. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman untuk mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya soal gizi, Mentan menegaskan bahwa program ini akan menjadi mesin penggerak ekonomi desa yang masif. 

Dengan adanya puluhan juta penerima manfaat, permintaan akan bahan pangan seperti beras, telur, ayam, hingga sayuran diprediksi akan melonjak tajam.

“Puluhan juta penerima manfaat akan mendorong produksi beras, ayam, telur, hingga sayuran secara masif. Ini akan menghidupkan ekonomi desa,” ujar Amran saat menerima audiensi Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur MBG Indonesia (APPDMBGI) di Jakarta, Senin (6/4).

Baca Juga: Bukan Sekadar Makan Gratis, Program MBG 2026 Diprediksi Setor Pajak hingga 5 Persen

Cadangan Beras Tembus 4,5 Juta Ton

Kesiapan pemerintah dalam menopang kebutuhan besar MBG ini didasari oleh kuatnya cadangan pangan nasional saat ini. 

Mentan mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional telah mencapai angka lebih dari 4,5 juta ton, salah satu level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan produksi yang meningkat dan cadangan yang kuat, kita pastikan stok pangan aman untuk mendukung kebutuhan besar program MBG,” tegasnya.

Untuk menjaga kelancaran distribusi hingga ke dapur-dapur MBG, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan strategi dari hulu ke hilir. 

Mulai dari menjamin ketersediaan bahan baku, menjaga stabilitas harga, hingga melibatkan petani lokal secara langsung.

Baca Juga: MBG Kelompok Rentan 3B Kembali Berjalan, Kader Pertanyakan Perubahan Mekanisme Pendistribusian

UMKM Jangan Sampai Tertekan

Amran juga memberikan pesan khusus terkait ekosistem usaha dalam program ini. Ia meminta agar ada keadilan antara pelaku usaha besar dan kecil. 

Menurutnya, MBG harus menjadi panggung bagi UMKM untuk berkembang, bukan justru tergilas oleh pemain besar.

“Yang besar jangan menekan yang kecil. UMKM harus dibina dan diperkuat. Ini program rakyat, manfaatnya harus dirasakan bersama,” imbuhnya.

Senada dengan itu, APPDMBGI melaporkan bahwa jaringan dapur mereka kini telah terbentuk di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota. 

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Pondok Kelapa, BGN Tegaskan Dapur Tak Standar Bakal Langsung Disuspensi!

Kolaborasi antara pemerintah dan pengelola dapur ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Maju.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pasokan pangan mbg #roda ekonomi karena mbg #Mbg #UMKM Lokal #program mbg