Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cara BGN Tangkis Hoaks Makan Bergizi Gratis: Gunakan Strategi Konten Reels dan Data Real-Time

Arlintang Sekar Phambayun • Selasa, 7 April 2026 | 15:01 WIB
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam Rapat Koordinasi Kerja Sama Komunikasi Publik MBG bersama Kementerian Komdigi di Bekasi (Sumber Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam Rapat Koordinasi Kerja Sama Komunikasi Publik MBG bersama Kementerian Komdigi di Bekasi (Sumber Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

JP Radar Kediri – Di tengah derasnya arus informasi, program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) tak luput dari ancaman misinformasi. 

Menanggapi hal itu, Badan Gizi Nasional (BGN) kini memperkuat "benteng" komunikasi digitalnya untuk memastikan publik mendapatkan data yang akurat dan transparan.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengungkapkan bahwa komunikasi publik saat ini bukan sekadar menyebar informasi, melainkan menjaga kredibilitas program dari serangan hoaks yang bisa muncul kapan saja.

“Di era informasi cepat, hoaks, dan persepsi negatif bisa muncul kapan saja. Karena itu, komunikasi yang cepat, akurat, dan responsif menjadi pondasi utama untuk menjaga reputasi MBG,” ujar Hida dalam Rapat Koordinasi di Bekasi, Senin (6/4).

Baca Juga: MBG Kelompok Rentan 3B Kembali Berjalan, Kader Pertanyakan Perubahan Mekanisme Pendistribusian

Beda Platform, Beda Strategi

BGN menyadari bahwa netizen memiliki karakter yang berbeda di setiap media sosial. 

Menurut Hida, platform Instagram cenderung didominasi sentimen positif, sementara platform X (dahulu Twitter) biasanya jauh lebih kritis.

Untuk itu, BGN menerapkan strategi multiformat. Mulai dari video pendek (reels) untuk edukasi gizi yang humanis, hingga konten carousel yang berisi infografis data mendalam. 

“Setiap platform memiliki tantangan berbeda. Di satu sisi, kami menjaga sentimen positif, di sisi lain, kami siap merespons isu atau opini yang berkembang, sehingga pesan program tetap kredibel,” tambahnya.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Pondok Kelapa, BGN Tegaskan Dapur Tak Standar Bakal Langsung Disuspensi!

Sentuh Hati Lewat Cerita Humanis

Tak hanya bicara angka dan data teknis, BGN juga mulai menonjolkan sisi emosional program. 

Cerita-cerita nyata dari dapur SPPG, testimoni ibu rumah tangga, hingga keterlibatan petani lokal diangkat ke publik agar masyarakat merasakan dampak nyata program ini.

“Masalah gizi bukan hanya angka. Setiap anak yang sehat adalah cerita nyata yang harus sampai ke masyarakat melalui komunikasi yang menyentuh hati,” tegas Hida.

Dengan strategi yang berbasis data dan responsif secara real-time, BGN berharap masyarakat tidak mudah termakan isu miring. 

Hida menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh konten digital ini adalah membangun partisipasi publik yang tulus.

“Mengantisipasi hoaks bukan sekadar menepis berita palsu. Ini tentang menyiapkan sistem komunikasi yang solid, responsif, dan terintegrasi, sehingga kepercayaan publik terhadap MBG tetap terjaga,” tutupnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#bgn lawan hoaks mbg #hoaks mbg #Mbg #BGN #program mbg