JP Radar Kediri – Kenaikan harga plastik pada tahun 2026 menjadi perhatian serius berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha hingga pemerintah.
Lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat dinilai tidak hanya membebani industri, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga barang secara luas.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga plastik dilaporkan mengalami kenaikan yang cukup tajam.
Berdasarkan berbagai laporan, kenaikan bahkan mencapai sekitar 20 persen dalam waktu singkat, dan di beberapa kasus bisa lebih tinggi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.569.000 per Gram
Kondisi ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan.
UMKM menjadi sektor yang paling terdampak akibat kenaikan harga plastik. Banyak pelaku usaha mengeluhkan naiknya biaya produksi karena harga kemasan meningkat.
Di sisi lain, mereka tidak dapat dengan mudah menaikkan harga jual produk karena khawatir kehilangan pelanggan. Akibatnya, margin keuntungan semakin tertekan.
Kondisi ini jika terus berlanjut dapat mengancam keberlangsungan usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Baca Juga: Ratusan Ribu Pemudik Gunakan Kereta Api, Ini Kenaikannya Dibandingkan Tahun Lalu!
Kenaikan harga plastik juga berpotensi memicu inflasi. Ketika biaya produksi meningkat, produsen cenderung menaikkan harga jual barang.
Fenomena ini dikenal sebagai cost-push inflation, di mana kenaikan biaya produksi mendorong kenaikan harga barang dan jasa secara umum.
Penyebab Kenaikan Harga Plastik
1. Gangguan Pasokan Global
Terganggunya rantai pasok global menjadi salah satu penyebab utama. Distribusi bahan baku plastik tidak berjalan normal sehingga pasokan menjadi terbatas.
2. Dampak Konflik Geopolitik
Memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah turut memengaruhi pasokan bahan baku industri petrokimia. Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan dan harga plastik di pasar.
3. Kenaikan Harga Bahan Baku
Harga bahan baku plastik seperti resin atau biji plastik mengalami peningkatan. Hal ini menyebabkan biaya produksi ikut naik dan akhirnya dibebankan kepada konsumen.
Baca Juga: Update Harga BBM April 2026, Menkeu Purbaya Jamin BBM Subsidi Namun Tidak dengan Nonsubsidi
Respons Pemerintah dan DPR
Pemerintah saat ini tengah membahas langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kenaikan harga plastik. Koordinasi lintas kementerian dilakukan guna mencari solusi yang tepat.
Sementara itu, DPR melalui Komisi VI mendesak pemerintah untuk segera melakukan intervensi.
Beberapa langkah yang diusulkan antara lain menjaga ketersediaan bahan baku, mempercepat impor, serta menstabilkan harga di pasar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil