JP Radar Kediri - Jumat Agung menjadi salah satu hari paling sakral dalam iman Kristiani yang sarat makna pengorbanan dan kasih. Momen ini mengajak umat untuk merenungkan penderitaan Yesus sebagai bagian dari rencana keselamatan bagi manusia.
Jumat Agung merupakan hari suci bagi umat Kristiani untuk mengenang peristiwa penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di Kalvari.
Dalam ibadahnya, umat diajak untuk merenungkan sengsara yang dialami Yesus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan demi menebus dosa manusia.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, terdapat tradisi penghormatan salib yang dilakukan oleh umat saat mengikuti misa. Biasanya, umat akan mencium salib sebagai simbol penghormatan dan ungkapan syukur atas kasih serta pengorbanan yang telah diberikan.
Meski dalam bahasa Inggris disebut Good Friday, yang secara harfiah berarti “Jumat Baik”, istilah ini justru merujuk pada peristiwa yang penuh penderitaan.
Beberapa sumber menyebut kata “Good” berasal dari makna “suci” atau kemungkinan dari istilah “God’s Friday”. Terlepas dari asal-usulnya, Jumat Agung tetap dianggap sebagai hari yang “baik” karena menjadi bagian penting dari rencana keselamatan, yang berpuncak pada kebangkitan Yesus saat Paskah.
Jumat Agung juga dikenal dengan berbagai sebutan lain seperti Jumat Suci atau Jumat Hitam. Hari ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Suci yang berpuncak pada perayaan Paskah, yakni momen kebangkitan Yesus dari kematian sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut.
Bagi umat Kristiani, peristiwa wafat dan kebangkitan Yesus menjadi titik penting dalam iman. Hal ini juga ditegaskan dalam ajaran para rasul, termasuk Rasul Paulus, yang menyebut kematian dan kebangkitan Yesus sebagai inti dari kabar keselamatan bagi umat manusia.
Meski dipenuhi suasana duka, Jumat Agung justru memiliki makna mendalam. Penderitaan yang dialami Yesus dipandang sebagai bagian dari rencana ilahi untuk menebus manusia dari dosa.
Dengan demikian, peristiwa yang tampak kelam ini justru menjadi jalan menuju harapan, keselamatan, dan sukacita yang dirayakan dalam Paskah.
Baca Juga: Tradisi Kamis Putih di Berbagai Negara, Dari Maundy Money hingga Tradisi Unik Lainnya
Pada akhirnya, Jumat Agung mengingatkan bahwa di balik penderitaan terdapat kasih yang besar. Salib yang dipikul Yesus menjadi simbol pertemuan antara keadilan dan belas kasih, sekaligus awal dari kemenangan iman yang membawa damai bagi umat manusia.
Editor : Anwar Bahar Basalamah